
JAKARTA — Kawasan Monumen Nasional (Monas) dipenuhi ribuan warga pada Sabtu (28/3/2026) sore. Kerumunan massa terlihat mengular di berbagai titik, seiring digelarnya program Gerakan Sembako Murah yang diinisiasi pihak Istana.
Berdasarkan pantauan di lokasi, warga sudah mulai berdatangan sejak sore hari. Mereka yang telah mengantongi kupon langsung diarahkan menuju stan sesuai wilayah administrasi masing-masing, sehingga antrean tampak tertata meski jumlah pengunjung terus bertambah.
Salah satu warga, Nurhayati, mengaku datang dari Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kecamatan Sawah Besar, bersama sejumlah rekannya setelah mendapat informasi dari pihak kelurahan sehari sebelumnya.
“Kami dapat info semalam dari kelurahan, terus dikasih kupon, jadi hari ini langsung ke sini,” ujar Nurhayati.
Ia menjelaskan, setiap warga menerima dua kupon dengan fungsi berbeda. Kupon pertama ditukarkan dengan paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula. Sementara kupon kedua dapat ditukar dengan barang nonpangan.
“Ada juga kupon untuk barang lain seperti pakaian atau tas, tapi kita tidak bisa memilih. Tadi kebagian baju,” katanya.
Nurhayati menuturkan, dirinya berangkat dari rumah sekitar pukul 14.30 WIB dan mulai mengantre tak lama setelah tiba. Ia memperkirakan waktu antrean mencapai lebih dari satu jam sebelum akhirnya berhasil menukarkan kupon.
“Antreannya cukup panjang, tapi masih teratur. Sekitar satu jam ,” ujarnya.
Meski harus menunggu, ia mengaku tetap antusias dan bersyukur atas adanya program tersebut. Menurut dia, bantuan sembako sangat berarti bagi kebutuhan rumah tangga, terutama bagi ibu rumah tangga.
“Kalau soal sembako, pasti senang ya. Ini sangat membantu. Walaupun antre, tetap bersyukur,” kata Nurhayati.
Selain pembagian sembako dan barang kebutuhan lainnya, panitia juga menyediakan ratusan ribu porsi makanan gratis bagi masyarakat. Area kuliner dadakan yang melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut menambah semarak suasana di sekitar Monas.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto atas tingginya partisipasi masyarakat dalam rangkaian perayaan Lebaran di Istana Negara.
“Presiden ingin agar kebahagiaan Lebaran dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, dalam suasana kebersamaan dan kehangatan,” ujar Teddy.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyiapkan sekitar 100.000 kupon belanja senilai masing-masing Rp500.000 yang dapat ditukarkan dengan sembako maupun barang kebutuhan lainnya. Tak hanya itu, sebanyak 300.000 porsi makanan gratis juga disediakan dengan melibatkan sekitar 800 pedagang UMKM di sekitar lokasi.
Program ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku usaha kecil di tengah momentum Lebaran.(red)

