TANGERANG — Di tengah genangan banjir yang melumpuhkan aktivitas warga sejak Senin malam (7/7), Dinas Kesehatan Kota Tangerang bergerak cepat dengan mendirikan 11 posko kesehatan di enam kecamatan terdampak.
Posko ini menjadi harapan pertama bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir, mulai dari lansia hingga balita. Selasa 8/7/25.

- Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi di Jakarta, Warga Ciledug Temukan Abu di Rumah
- Silaturahmi Hangat Kapolda Banten dan PWI di Serang
- Banten-Lampung Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah PON 2032, Andra Soni: Momentum Majukan Olahraga
Upaya tanggap darurat ini dilakukan bersama sejumlah puskesmas guna memastikan layanan kesehatan tetap menjangkau warga di tengah situasi darurat, terutama yang rentan terserang penyakit akibat lingkungan banjir.
Banjir dilaporkan terjadi di belasan titik wilayah Kota Tangerang dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 cm hingga 150 cm. Enam kecamatan terdampak antara lain Cipondoh, Pinang, Cibodas, Batuceper, Karang Tengah, dan Periuk..
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, mengatakan keberadaan posko kesehatan ini untuk memastikan warga terdampak, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan ibu hamil, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan selama masa banjir.
“Posko-posko ini kami tempatkan di titik-titik strategis yang dekat dengan lokasi pengungsian maupun pemukiman terdampak. Kami ingin memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga,” ujar dr. Dini.
Sebanyak 11 posko kesehatan tersebut dikelola oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang dengan melibatkan tenaga medis dari puskesmas dan rumah sakit setempat.
Posko kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan umum, pemberian obat-obatan, hingga rujukan bila diperlukan. Termasuk menyiagakan mobil ambulance 119 di sejumlah titik wilayah terdampak.
Langkah ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kesehatan seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penyakit kulit yang umum terjadi pasca-banjir.ujar dr Dini
Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kebutuhan kesehatan warga terdampak banjir terpenuhi. Layanan kesehatan akan terus disiagakan hingga kondisi di lapangan benar-benar pulih dan aman bagi masyarakat.
“Kami pastikan tidak ada warga yang terabaikan. Segala kebutuhan kesehatan, termasuk obat-obatan dan penanganan darurat, akan difasilitasi secara maksimal,” tegas dr Dini
Serta mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, menjaga kebersihan lingkungan, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala penyakit.
Berikut 11 posko kesehatan yang didirikan Pemkot Tangerang;
Puskesmas Kunciran
1. Kelurahan Kunciran Indah
2. Balai warga RW 06 Kunciran
Puskesmas Cipondoh
3. Posyandu Anggrek 1 B
Puskesmas Petir
4. Jagal Sapi Candulana
5. Masjid Jami Nurul Yaqin
6. Mushola Al Marif
Puskesmas Tajur
7. Masjid Nurul Qobidh
8. Masjid Nurul Ittihad
9. Rumah Bapak Harmin
10. Mushola Milatil Jaliyah
Puskesmas Pedurenan
11. Masjid Al Irsyad.
(daru virgo)


