
Pakem — Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti sebuah kediaman di Yogyakarta pada 5 Juli 2025, saat dua keluarga besar yang berasal dari satu trah, yaitu keluarga besar dari Jakarta dan Yogyakarta, menggelar acara pertemuan silaturahmi yang penuh makna.
Acara yang berlangsung di kediaman Pakdhe Hadi, Pakembinangun ,Duwetsari Sleman Yogyakarta putra Mbah Ndoyo sekarang ditempati Mbak Lies ini menjadi momentum yang sangat dinanti-nantikan untuk mempererat kembali jalinan kekerabatan antar generasi.5/7/2025

Acara dimulai sejak pagi hari dengan kehadiran anggota keluarga dari Jakarta yang disambut ramah oleh tuan rumah dan keluarga besar dari Yogyakarta.
Tepat pukul 08:30 wib, Acara dimulai dengan sambutan hangat dari tuan rumah.dengan menggunakan bahasa Jawa oleh perwakilan trah dari Yogyakarta, Mas Toyo suami mbak Hermi (alm).
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena kesempatan langka ini akhirnya dapat terwujud.
“Ngaturaken sugeng rawuh dumateng sedherek sedaya saking Jakarta, mugi acara menika dados pangiket paseduluran lan silaturahmi antar generasi. Nggih mboten mung kumpul-kumpul, nanging ugi ndongakake sedaya trah tansah pinaringan sehat, rukun, lan rejeki ingkang berkah,” ujarnya penuh haru.
Sambutan kemudian dilanjutkan oleh perwakilan trah dari Jakarta, Bapak Jhoni (ketua trah mbah ndoyo Jakarta), yang tak kalah semangat mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari keluarga besar di Yogyakarta.
Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan tradisi berkumpul sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur.
“Kita semua datang dari satu akar. Semakin banyak generasi, semakin penting bagi kita untuk tetap menyatukan hati dan langkah.
Semoga acara ini bisa terus berlanjut, entah di Jakarta atau Jogja, atau bahkan di tempat lain yang bisa mempertemukan kita kembali,” ujar beliau.
- Pemkot Tangsel Sabet Sejumlah Penghargaan di BUMD Awards 2026
- Langkah dari Pakujaya Berujung Pelajaran Berharga di Sukarno Cup
Sementara itu, sambutan terakhir disampaikan oleh panitia pelaksana acara, Mas Appolo, yang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini, serta mengapresiasi antusiasme keluarga besar dari kedua kota.
Usai sambutan, suasana berubah menjadi lebih santai dan akrab. Acara ramah tamah berlangsung hangat, diselingi gelak tawa dan nostalgia masa kecil dari para sepupu dan kerabat yang sudah lama tak berjumpa.
Momen bersejarah ini kemudian diabadikan dalam sesi foto bersama yang penuh kebersamaan dan keceriaan.
Tak lama setelah itu, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama. Menu hidangan khas Jogja disajikan dengan penuh kehangatan, menjadi pelengkap sempurna dari suasana kekeluargaan yang telah terjalin sejak pagi.

Salah satu perwakilan dari keluarga Jakarta, Mbak Rully , mengaku sangat terharu bisa menjadi bagian dari momen istimewa ini.
“Rasanya seperti pulang ke rumah sendiri. Meskipun kita berasal dari kota yang berbeda, tapi ketika berkumpul seperti ini, kita seperti tak pernah terpisah. Semoga ini bukan yang terakhir, tapi justru awal dari pertemuan-pertemuan berikutnya,” tuturnya penuh semangat.
Tanggapan serupa juga datang dari salah satu anggota trah Yogyakarta, Mas Bambang, yang berharap acara semacam ini bisa menjadi agenda rutin. “Alhamdulillah acara berjalan lancar dan penuh makna.
Semoga ke depan bisa terus berlanjut dan menjadi ruang temu lintas generasi. Karena keluarga besar seperti ini adalah warisan yang harus dirawat dan dijaga bersama,” katanya.
Pertemuan keluarga besar ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tapi juga menjadi pengingat bahwa akar yang kuat akan selalu menyatukan ranting-ranting yang tumbuh ke berbagai arah. Harapan bersama, semoga kebersamaan ini terus tumbuh dan lestari di tengah kesibukan zaman.(d4Ru virGo)


