Tangerang Raya – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Senin (7/7/2025) menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.
Pemerintah di kedua daerah tersebut langsung mengerahkan seluruh sumber daya untuk penanganan cepat dan menyeluruh.
Di Kota Tangerang, Wali Kota H. Sachrudin memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk turun langsung membantu warga terdampak.
Ia menegaskan pentingnya respons cepat berupa penyediaan pompa air tambahan, pendirian posko kesehatan, hingga distribusi bantuan logistik.
“Jangan tunggu laporan. Jemput bola dan pastikan masyarakat merasa didampingi. Keselamatan warga adalah prioritas,” tegas Sachrudin saat meninjau lokasi banjir di Cipondoh, Selasa (8/7).

- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat, genangan masih terjadi di wilayah Cipondoh, Benda, Periuk, Karang Tengah, Batuceper, Cibodas, hingga Pinang, dengan ketinggian air mencapai 20–60 cm.
Sebagai respons, Pemkot menambah 7 unit pompa portabel dan memaksimalkan 30 rumah pompa yang beroperasi 24 jam. Dinas Kesehatan bersama PMI juga mendirikan tujuh posko lengkap dengan tenaga medis dan ambulans siaga.
Sementara itu di Tangerang Selatan, Pemkot Tangsel melalui BPBD, Dinas Sosial, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Damkar, serta relawan Tangsel Siaga juga langsung turun ke lokasi banjir sejak Senin malam.
Kepala BPBD Tangsel, Sutang Suprianto, mengatakan bahwa curah hujan tinggi dan saluran drainase yang meluap jadi penyebab banjir di sejumlah permukiman.
“Distribusi bantuan seperti makanan siap saji, selimut, dan sembako terus dilakukan sembari memantau titik genangan,” ujarnya.

- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Saiful Milah Nahkodai DPRD Kota Tangerang hingga 2029, Gantikan Rusdi
- Sachrudin Optimalkan CSR untuk Perluas Program Bedah Rumah di Kota Tangerang
Dinas terkait juga telah mengoperasikan pompa air untuk mempercepat penyedotan, dan hingga Selasa pagi sebagian besar wilayah dinyatakan surut.
Namun, genangan masih tersisa di beberapa titik seperti Pondok Maharta, Pondok Kacang Timur, dan Perum Bintaro Indah Ciputat.
Sebagai antisipasi cuaca ekstrem, Pemkot di kedua wilayah terus bersiaga. Warga juga diimbau segera melapor ke call center 112 jika menghadapi situasi darurat atau melihat potensi genangan.
“Kolaborasi semua pihak dan kesigapan di lapangan sangat menentukan percepatan pemulihan,” tutup Wali Kota Sachrudin.(d4rU)


