hari setiawan
Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, Egi Gunadhi Wibhawa, menegaskan akan memanggil developer perumahan di Parungpanjang untuk mengevaluasi izin pembangunan. Langkah ini diambil menyusul banjir parah yang terjadi akibat hujan deras selama dua hari, merendam kawasan hingga setinggi leher orang dewasa, Minggu (9/3/2025).
Beberapa perumahan yang terdampak banjir antara lain Millennium City, Griya, Sentraland Avenue, Savana 1 Parungpanjang, Pesona Indonesia, dan Puri Harmoni. Selain banjir, kejadian ini juga menyebabkan longsor serta retakan tanah di beberapa desa sekitar.
“Kami akan tegas! Developer akan kami panggil untuk mengevaluasi izinnya. Jelas ada kesalahan dalam pembangunan, mulai dari kurangnya turap penahan air, saluran air yang tidak berfungsi, hingga minimnya area resapan air,” ujar Egi.
Egi menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan dinas terkait untuk mencari solusi jangka panjang. Beberapa langkah yang akan dipertimbangkan termasuk pembangunan bendungan, pintu air, setu, serta tanggul untuk mengatasi banjir.
“Developer harus bertanggung jawab. Sebelum membangun rumah, mereka harus lebih dulu memastikan sistem penanganan airnya aman agar masyarakat tidak terus dirugikan,” tegasnya.
Pada Minggu pagi, Egi turun langsung ke delapan titik lokasi terdampak, termasuk Kampung Dago Girang, Kampung. Lebak Gunung, dan beberapa perumahan yang mengalami banjir akibat buruknya sistem drainase.
Pada tahap selanjutnya, DPRD Kabupaten Bogor akan menyusun perencanaan yang komprehensif dan terintegrasi untuk pengelolaan air di Kecamatan Parungpanjang. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terulangnya banjir serta memastikan sistem drainase dan infrastruktur penahan air berfungsi secara optimal.
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

