“Kami ingin informasi mengenai rekonstruksi dan penutupan jalan ini tersampaikan dengan baik agar masyarakat dapat mempersiapkan diri sebelum pekerjaan dimulai,” kata Robbi.
Sebelumnya, Pemkot Tangsel merencanakan rekonstruksi jembatan tersebut berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026. Pekerjaan ini diperlukan untuk menangani kerusakan pada abutmen atau struktur penyangga di ujung jembatan akibat gerusan aliran sungai yang terjadi pada Oktober 2025.
Robbi sebelumnya menjelaskan bahwa rekonstruksi diperlukan untuk memulihkan fungsi dan keamanan struktur jembatan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Penutupan jalan semula direncanakan untuk memberikan ruang kerja yang memadai bagi pelaksana konstruksi serta mengurangi risiko bagi pekerja dan pengguna jalan.

