Kepala DSDABMBK Tangsel, Robbi Cahyadi, mengatakan penundaan dilakukan karena pemerintah masih memerlukan waktu untuk menyosialisasikan rencana pekerjaan kepada masyarakat dan pihak-pihak yang berpotensi terdampak.
“Kami masih memerlukan waktu untuk melakukan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terdampak, termasuk sekolah, rumah sakit, serta pelaku usaha di sekitar lokasi,” ujar Robbi dalam keterangannya, Rabu (21/10/2026).
Dengan adanya penundaan tersebut, masyarakat belum perlu mengalihkan rute perjalanan karena penutupan jalan untuk keperluan rekonstruksi belum diberlakukan. Jadwal baru pekerjaan dan penutupan jalan masih menunggu informasi lebih lanjut dari DSDABMBK Tangsel.

