Menurut dia, pemenuhan kebutuhan pangan tidak cukup hanya membuat perut kenyang. Masyarakat juga perlu memperhatikan keseimbangan nutrisi agar kebutuhan gizi tubuh terpenuhi dengan baik.
“Kita perlu mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi yang terjangkau dan mudah diolah, biasakan konsumsi pangan bergizi seimbang,” ujar Sachrudin.
Sachrudin mengapresiasi capaian Skor Pola Pangan Harapan (PPH) Kota Tangerang pada 2025 yang mencapai 96,47. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberagaman dan kualitas konsumsi pangan masyarakat.
Meski demikian, upaya membangun pola makan sehat masih perlu diperkuat, terutama dengan memperkenalkan berbagai sumber karbohidrat selain nasi. Pangan lokal seperti sukun, pisang, dan aneka umbi-umbian dinilai dapat menjadi alternatif yang mudah dijumpai dan diolah menjadi beragam hidangan.

