Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai perlindungan diri, termasuk mengenali bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain tanpa izin. Edukasi tersebut diberikan kepada seluruh siswa sebagai bekal agar mereka lebih berani menjaga diri serta segera melapor kepada orang tua maupun guru apabila mengalami tindakan yang tidak semestinya.
Tak hanya kepada siswa, DWP Kota Tangerang Selatan juga mengajak para guru untuk semakin peka terhadap berbagai indikasi bullying di lingkungan sekolah. Menurut Ajeng, peran tenaga pendidik sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
“Ibu dan Bapak Guru perlu mengingatkan jika terjadi indikasi bullying di sekolah. Jangan meremehkan apa yang dialami anak,” tegasnya.

