
KOTA TANGERANG – Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar pelatihan Penguatan Surveilans Gizi bagi 221 kader posyandu dan perwakilan PKK kecamatan, Kamis (2/10/25), di Aula Kantor Dinkes.
Kegiatan dilaksanakan bertahap sejak September hingga Oktober 2025. Peserta diberikan pembekalan untuk meningkatkan kompetensi dalam mendeteksi gangguan gizi balita secara akurat melalui metode antropometri.
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menuturkan pelatihan ini menjadi upaya strategis memperkuat peran kader posyandu dan PKK dalam pemantauan kesehatan balita di lapangan.
Materi yang diberikan mencakup teknik pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, serta penilaian status gizi berdasarkan data hasil pengukuran tersebut.
Menurut dr. Dini, kader posyandu harus dibekali pemahaman yang tepat agar surveilans gizi berjalan optimal, karena mereka bertugas melakukan pemeriksaan rutin balita setiap bulan.
Ia menambahkan, keterampilan yang kuat memungkinkan kader mendeteksi dini masalah pertumbuhan balita sehingga intervensi gizi dapat segera diberikan sesuai kebutuhan anak secara tepat.
Selain melibatkan kader posyandu dan PKK, program penguatan surveilans gizi ini juga menyasar tenaga kesehatan puskesmas serta rumah sakit di seluruh wilayah Kota Tangerang.
Dinkes berharap pelatihan mampu meningkatkan akurasi pemantauan pertumbuhan balita dan mendukung komitmen pemerintah mewujudkan generasi sehat, cerdas, serta berkualitas bagi masa depan Kota Tangerang.(lea)

