
PANGANDARAN – Dua atlet muda Papua Barat, Pinon Robaha dan Dessi Welmince Robaha, meraih satu medali emas dan dua perak pada ajang Piala Panglima TNI 2025.
Prestasi itu diraih pada Open Tournament Canoe-Kayak dan Stand Up Paddle yang digelar di Venue Sungai Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, 27–28 September 2025.
Meski terbatas fasilitas dan pembinaan, kedua atlet tetap menunjukkan semangat tinggi. Mereka membuktikan Papua Barat mampu berprestasi di level nasional dengan torehan gemilang.
Pinon Robaha meraih perak di nomor Stand Up Paddle Long Distance 8000 meter putra, mencatat waktu 46.53.19, hanya terpaut tipis dari atlet Bulgaria.
Dessi Welmince Robaha tampil cemerlang di nomor 8000 meter putri dengan catatan 53.05.97. Namun, di nomor 200 meter putri ia meraih perak.
Dengan torehan tersebut, Papua Barat membuktikan diri mampu bersaing di cabang dayung, khususnya nomor Stand Up Paddle, meski minim perhatian dan fasilitas pembinaan atlet.
Pelatih Yan Agus Rumbewas mengatakan perjuangan anak asuhnya tidak mudah. Atlet masih menghadapi keterbatasan gizi, stamina, dan fasilitas, termasuk kendala patahnya dayung saat lomba berlangsung.
Meski terkendala, keduanya tetap bisa finis dengan baik. Rumbewas menilai prestasi ini patut disyukuri karena atlet berhasil membanggakan Papua Barat di kejuaraan nasional.
Pinon dan Dessi sebelumnya meraih emas pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 dan empat emas di FORNAS VIII NTB 2025, menunjukkan konsistensi prestasi membanggakan.
Selanjutnya, mereka bersiap mengikuti Kejuaraan Dunia Stand Up Paddle ICF di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 29 Oktober hingga 2 November 2025 mendatang.
Ajang internasional itu memperlombakan kelas sprint, teknis, dan jarak jauh di venue Pantai Shangri-La Qaryat Al-Beri, memperebutkan gelar juara dunia ICF.
Keberangkatan keduanya didukung penuh Susi Pudjiastuti. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu juga menyediakan fasilitas pemusatan latihan di tempat miliknya untuk persiapan optimal.
Diharapkan, meski persiapan hanya dua bulan, kedua atlet tidak hanya membanggakan Papua Barat, tetapi juga membawa nama besar Indonesia di level dunia.(frj)

