
TANGERANG — Sebanyak 50 pekerja konstruksi di bidang pekerjaan jalan mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi Kerja yang digelar Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan), Selasa (17/6/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing dan kualitas tenaga kerja lokal agar memenuhi standar nasional di sektor konstruksi.
Berita Lainnya
- Program Kesehatan Prabowo Gibran Sangat Relevan Jelas Dr. ponco Agus Prasojo
- Air Dingin atau Air Hangat, Mana yang Lebih Baik? Saat Berbuka Puasa
- Tetap Penuhi Kebutuhan Gizi, Saat Melatih Anak Berpuasa Sejak Dini
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat membuka kegiatan, menegaskan bahwa sertifikasi bukan hanya formalitas, melainkan bentuk pengakuan terhadap keahlian dan profesionalisme pekerja.
“Para pekerja jalan harus memiliki sertifikat yang diakui secara nasional. Ini penting untuk menunjang karier mereka di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat,” ujar Maryono.
Ia juga menekankan pentingnya dedikasi dalam bekerja. “Apapun profesinya, layani dengan cinta. Tuhan melihat, pimpinan melihat, dan masyarakat akan merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Uji sertifikasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Pemkot Tangerang, yang melibatkan kolaborasi lintas instansi, seperti Disperkimtan, Dinas PUPR, Dinas Ketenagakerjaan, dan lembaga sertifikasi profesi seperti Astekindo.
“Program ini harus terus berjalan, bukan hanya seremonial. Tujuannya menciptakan SDM konstruksi yang unggul, terstandar, dan profesional,” tegas Maryono.
Dengan sertifikasi ini, para pekerja diharapkan dapat mengakses peluang kerja yang lebih luas, serta memiliki kredibilitas untuk menjadi tenaga ahli di berbagai proyek pembangunan.. (D 4 RU).


