
drianto martono jurnalis
Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel melalui penguatan pengelolaan risiko pada perencanaan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Risiko Program APBD 2025 yang diikuti para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bidang, Kasubag Perencanaan, serta perwakilan kecamatan se-Kota Tangerang.
“Pengelolaan risiko secara efektif adalah langkah preventif untuk mencegah penyimpangan dan praktik korupsi dalam pemerintahan,” tegas Maryono dalam sambutannya, Kamis (25/4).
Maryono menekankan pentingnya identifikasi dan mitigasi risiko sejak awal, guna memastikan pencapaian target pembangunan yang efisien, akuntabel, dan transparan.
“Dokumen hasil pengelolaan risiko tidak hanya untuk evaluasi, tapi juga sebagai dasar pengambilan keputusan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk bertanggung jawab dalam memastikan pengelolaan anggaran berjalan optimal dan tepat sasaran.
“Setiap rupiah yang digunakan harus berdampak nyata bagi masyarakat. Pengelolaan risiko yang baik adalah fondasi utama bagi tercapainya program-program pembangunan yang efektif,” pungkas Maryono.
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

