Kesulitan mendapatkan LPG 3 kg masih dirasakan warga Ciledug, Tangerang, di hari keempat penerapan skema baru distribusi gas subsidi. Kebijakan yang mewajibkan pembelian langsung di pangkalan resmi membuat antrean panjang terjadi sejak pagi, bahkan sebelum pangkalan dibuka.
Pantauan produsernews.com pada Selasa (4/2/2025) pukul 07.30 WIB, antrean warga mengular di Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di samping Dian Plaza Ciledug. Beberapa warga mengaku telah mencari gas di warung-warung, namun hasilnya nihil, sehingga mereka terpaksa mengantre di pangkalan resmi.
Sukino (47), salah satu warga yang akan membeli elpiji, mengatakan bahwa ia membutuhkan gas untuk keperluan rumah tangga sekaligus usaha soto ayamnya.
“Ini (gas) saya buat jualan sekaligus buat di rumah. Jualan soto ayam,” ungkapnya.
Menurutnya, harga LPG di pangkalan resmi masih Rp19 ribu per tabung, tetapi di warung-warung yang memiliki stok, harga bisa naik drastis hingga Rp25 – 30 ribu.
“Menderita. Kasihan yang jualan. Ya lebih baik kayak dulu lagi,” keluh Sukino.
Tak hanya antrean panjang, stok gas di pangkalan juga menjadi kendala. Yudi (40), warga lain yang turut mengantre, mengaku kecewa karena setelah menunggu hampir 30 menit, gas justru habis.
“Sudah antre lama, eh gasnya habis. Harus nunggu lagi, belum lagi motor diparkir sembarangan karena nggak ada tempat. Takutnya gas nggak dapat, motor malah hilang,” ujarnya sambil berseloroh.
Selain menyulitkan warga, antrean panjang ini juga menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Raden Fatah. Hingga siang hari, warga masih menunggu kedatangan truk pengangkut gas, berharap bisa mendapatkan LPG 3 kg untuk kebutuhan mereka.
Lodi Purnomo/ Yoserizal tim liputan

- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

