Agam Muhammad, anak dari Ilyas A., pemilik rental mobil yang menjadi korban penembakan di KM 45 Tol Tangerang-Merak, hadir dalam rekonstruksi kasus yang digelar oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POM TNI AL) pada Sabtu (11/1/2025) dini hari.
Agam mengaku masih trauma atas insiden tragis yang merenggut nyawa ayahnya.”Kami dari pihak keluarga, sebetulnya saya masih trauma, tapi saya bisa menyebutkan reka adegan sudah sesuai sebagaimana yang disampaikan oleh saksi-saksi di lokasi,” ujar Agam kepada wartawan di lokasi rekonstruksi.
Rekonstruksi tersebut menampilkan lebih dari 30 adegan yang memperlihatkan kronologi peristiwa penembakan. Agam sempat meluapkan emosinya saat berhadapan langsung dengan para pelaku yang diduga bertanggung jawab atas kematian ayahnya.”Coba bayangkan, melihat pembunuh ayah sendiri di depan mata. Itu sulit untuk saya kendalikan,” tuturnya dengan nada emosional.
Menurut Agam, rekonstruksi dilakukan pada malam hari untuk menyesuaikan waktu kejadian sebenarnya. “Karena peristiwanya terjadi malam hari, jadi mungkin waktunya juga disesuaikan,” tambahnya.Kasus ini melibatkan tiga oknum TNI AL sebagai tersangka, yakni AA, RH, dan BA. Rekonstruksi bertujuan untuk mengungkap detail kejadian sekaligus memastikan proses hukum berjalan transparan.
TNI AL sebelumnya menyatakan komitmennya untuk menegakkan hukum secara tegas dan memberikan keadilan bagi keluarga korban. Proses penyidikan masih berlangsung, dan pelaku akan diadili sesuai undang-undang yang berlaku.
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027
daru virgo

