Oplus_0
Musliadi pengusaha asal Aceh berhasil menjalankan bisnis di usianya yang masih muda. Kerja keras, pantang menyerah, keuletan, serta tekad yang kuat menjadi beberapa faktor yang membuat mereka mencapai kesuksesan.
Para pengusaha muda ini bergelut di berbagai bidang usaha yang beragam dan memulai bisnis dari nol. Salah satunya adalah Musliadi (49) asal Aceh. “Background saya aslinya importir, dari tahun 2015. Saya punya perusahaan trading company di Thailand dan Malaysia, yaitu Mus Brother Trading,”ujarnya.
Perusahaannya tersebut bergerak di bidang ekspor-impor manggis, Ikan, seafood, ke seluruh Asia Tenggara, Namun semenjak Covid-19 melanda Dunia dan Indonesia, dia beralih ke kontraktor.
“Saya mendirikan PT. Musda Group Indonesia, holding company, dan mempunyai beberapa anak perusahaan di bidang kontruksi, consultan perencanaan, ekspor impor, engineering, desainer dan real estate,” ungkapnya.
Pandemi Covid 19 Melanda Dunia dan Indonesia
Meskipun Pandemi melanda Indonesia, perusahaan yang didirikannya semakin berkembang dan maju,oleh karena itu, dia berekspansi ke Jawa Tengah.“Karena banyak rekanan juga dari jawa tengah, saya ingin berkontribusi di Jawa Tengah untuk ikut serta membangun Jawa Tengah dengan konsep modern,“terangnya.
Selain itu, Musliadi juga ingin berkolaborasi dengan kontraktor dan pengusaha lokal jawa tengah, agar bisa berkolaborasi dan bergabung di Musda group Indonesia.“Apalagi saya melihat konsep masa depan ada di Jawa Tengah, terutama di Kawasan Industri Terpadu Batang, (KITB Grand Batang City),” imbuhnya.
Dikatakannya, Musda Group ingin Berkontribusi bersama teman-teman di Jawa Tengah, untuk berinvestasi dan berkarya di Grand Batang City.“Agar bisa menjadi bagian yang ikut serta untuk membangun Jawa Tengah, karena budaya dan kearifan lokal provinsi jawa tengah sangat cocok dengan saya,” tutup Musliadi.
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

feri santoro

