
Tangsel, produsernews.com – Kelangkaan gula pasir terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan, Banten. kelangkaan juga diiringi dengan kenaikan harga gula pasir di pasaran.
Sejumlah toko riteil di wilayah Tangerang Selatan, mengalami kelangkaan stok gula pasir, salah satunya, disejumlah toko riteil modern, di kawasan Kecamatan Ciputat.
Terlihat di rak- rak tidak terpampang gula pasir yang di jualnya. Kelangkaan gula pasir telah terjadi sejak beberapa hari yang lalu.
Menurut Alvino, mengatakan kelangkaan gula pasir terjadi sejak dua hari yang lalu, dikarenakan belum dikirim oleh pihak distributor dan pihaknya menjual gula pasir seharga Rp 17.500 serta ada pembatasan pembelian gula pasir ke customer.
” Kebetulan untuk masalah gula itu kita tergantung kiriman dari distributornya, kalo dari distributornya gak dikirim berarti memang sekarang lagi langka, banyak yang nyari gula akhirnya kebanyakan pelanggan merasa kecewa karena disini stoknya kosong sejak sehabis puasa.”
Sementara itu, berbeda dengan di toko kelontong atau agen sembako, dimana stok gula pasir ada namun harganya meroket di eceran, sebelumnya sempat mengalami kelangkaan gula pasir.
Menurut iwan, salah satu penjual gula di toko kelontong mengatakan, harga gula pasri mengalami kenaikan yang cukup signifikan, beberapa hari setelah hari raya idul fitri. Namun stok gula pasir di tempatnya masih tegolong aman, iwan menjual gula pasir di harga Rp 19.000 per kilonya dari harga sebelumnya Rp 18.000 per kilonya
.
” Gula pasir lagi naik, tiba-tiba naik drastis dari eceran 18 ribu ke 19 ribu kalau hitungan kami gede juga itu naiknya sementara gak langka sebelumnya sempat kesusahan mencari gula pasir, infonya di Indomaret juga gak ada, katanya yah.”
Sementara, kelangkaan gula pasir seiring dengan keputusan pemerintah yang menaikan sementara harga gula pasir, sejak 5 April 2024 lalu.

Yoga produsernews.com

