
Jakarta — Semangat kebebasan pers terasa kuat dalam peringatan World Press Freedom Day (WPFD) 2026 atau Hari Kebebasan Pers Sedunia yang digelar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (10/5/2026). Ribuan insan pers bersama masyarakat umum memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan jalan santai (fun walk) yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Di tengah semarak acara, jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten tampil kompak ambil bagian dalam barisan peserta. Dipimpin langsung Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, rombongan membawa semangat solidaritas pers dengan membentangkan spanduk biru bertuliskan World Press Freedom Day 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Pers Indonesia: Beradaptasi dan Berintegritas” itu menjadi momentum penting bagi insan media untuk memperkuat komitmen menjaga kebebasan pers sekaligus meningkatkan kualitas jurnalisme di era digital.
Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan tersebut juga dipenuhi pesan moral mengenai pentingnya informasi yang akurat dan bertanggung jawab. Sejumlah peserta tampak membawa poster bertuliskan “Stop Hoaks, Mulai Verifikasi”, sebagai simbol perlawanan terhadap maraknya disinformasi di ruang digital.
Ketua SMSI Provinsi Banten, Lesman Bangun, mengatakan kehadiran SMSI Banten dalam agenda nasional tersebut merupakan bentuk solidaritas sesama insan pers sekaligus penegasan komitmen media siber dalam menjaga pilar demokrasi.
“Kehadiran kami dari SMSI Banten hari ini adalah wujud solidaritas sesama insan pers. Hari Kebebasan Pers Sedunia menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya jurnalisme yang sehat,” ujar Lesman.
Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut media untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan integritas dan etika jurnalistik.
“Pers harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi tetap menjaga integritas. Kami di SMSI Banten terus berkomitmen melawan hoaks dan memastikan informasi yang diterima masyarakat telah terverifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Acara WPFD 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai instansi dan perusahaan nasional seperti BNI, Indosat, Antara, RRI, serta sejumlah mitra strategis lainnya. Sepanjang rute jalan santai, suasana akrab terlihat di antara para peserta, termasuk para pemilik media siber dari berbagai daerah yang saling berdiskusi mengenai tantangan dan masa depan industri media nasional.
Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga independensi pers di tengah derasnya arus informasi digital.
Bagi SMSI Banten, momentum ini sekaligus menjadi penguat semangat untuk terus mendorong media yang profesional, adaptif, dan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis namun konstruktif demi kemajuan bangsa.(ismail)

