
KOTA TANGERANG — Pemerintah Kecamatan Pinang terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui berbagai program inovatif yang menyasar langsung kebutuhan warga.
Di bawah kepemimpinan Syarifudin Harja Winata, Kecamatan Pinang dinilai aktif mendorong pelayanan yang humanis, profesional, dan responsif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat.

Salah satu langkah nyata yang mendapat apresiasi masyarakat adalah penyelenggaraan Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan dan Pelatihan UMKM tingkat Kecamatan Pinang di Aula Kantor Kecamatan. Kegiatan ini melibatkan unsur RT, RW, kader masyarakat, tokoh lingkungan, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari seluruh kelurahan di Kecamatan Pinang.
Dalam sambutannya, Camat Pinang menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga.
“UMKM adalah kekuatan ekonomi masyarakat. Pemerintah kecamatan terus berupaya menghadirkan pelatihan, pembinaan, dan pendampingan agar pelaku usaha lokal semakin berkembang dan mampu bersaing,” ujar Camat Pinang.
Program tersebut tidak hanya dilakukan di tingkat kecamatan, tetapi juga telah dilaksanakan secara bertahap hingga tingkat kelurahan sebagai bentuk pemerataan pembinaan kepada masyarakat.
Kegiatan pelatihan UMKM itu meliputi pengembangan usaha kecil, manajemen pemasaran, peningkatan kualitas produk, pengelolaan administrasi usaha, hingga pemanfaatan media digital untuk pemasaran produk lokal.
Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha kecil yang selama ini membutuhkan dukungan pembinaan dari pemerintah.
Selain fokus pada pemberdayaan masyarakat, Kecamatan Pinang juga terus berinovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).
Melalui program pelayanan jemput bola, Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Pinang bersama jajaran melaksanakan Pelayanan Keliling Perekaman E-KTP, Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), serta Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kantor Kelurahan Kunciran Jaya.
Program pelayanan keliling tersebut mendapat respons positif dari masyarakat karena mempermudah warga dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan.
Warga mengaku terbantu dengan pelayanan yang cepat, tertib, dan dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka.
Camat Pinang mengatakan bahwa pelayanan publik harus terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan sistem digital dalam administrasi kependudukan.
“Kami ingin pelayanan semakin dekat dengan masyarakat. Dengan pelayanan keliling ini, warga menjadi lebih mudah mengakses layanan administrasi tanpa proses yang rumit,” katanya.
Aktivasi IKD sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam mendukung transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan di Indonesia.
Selain mempermudah akses data kependudukan, IKD juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi pelayanan publik di era digitalisasi.
Tak hanya itu, kinerja ASN di lingkungan Kecamatan Pinang juga mendapat apresiasi karena dinilai semakin responsif dalam melayani masyarakat.
Berbagai program pelayanan, pemberdayaan masyarakat, hingga pembinaan UMKM menjadi bukti bahwa Kecamatan Pinang terus berupaya membangun birokrasi yang modern, terbuka, dan berpihak kepada kepentingan warga.
Pemerintah Kecamatan Pinang berharap sinergi antara aparatur pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat dapat terus terjalin demi menciptakan wilayah yang maju, produktif, dan sejahtera.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Kecamatan Pinang kini semakin menunjukkan perannya sebagai salah satu wilayah yang aktif mendorong pelayanan publik berkualitas sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di Kota Tangerang.(ismail marjuki)

