
PANDEGLANG — Camat Pulosari, H. Gimas Rahdyan, membuka pelatihan DAHSAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) bagi kader Puskesmas se-Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, pada Selasa (14/4/2026). Kegiatan tersebut digelar di Kantor Kecamatan Pulosari sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan stunting di wilayah setempat.
Pelatihan itu dihadiri unsur Muspika Kecamatan Pulosari, jajaran tenaga kesehatan, serta para kader Puskesmas dan kader keluarga berencana dari seluruh desa di Kecamatan Pulosari.
Dalam sambutannya, Gimas menegaskan pentingnya peran kader kesehatan di lapangan, terutama dalam mendampingi ibu hamil dan keluarga yang memiliki balita. Menurut dia, kader menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Kader Puskesmas, khususnya yang menangani keluarga berencana, harus terus meningkatkan pelayanan kepada ibu hamil agar terhindar dari risiko stunting,” ujar Gimas.
Ia juga meminta para kader terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga warga dapat memperoleh layanan kesehatan yang maksimal, cepat, dan memuaskan.
Menurut Gimas, penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.
Pelatihan DAHSAT ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam memahami pola gizi seimbang, pengolahan makanan sehat bagi ibu hamil dan balita, serta strategi edukasi kepada keluarga terkait pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan, Puskesmas, dan kader kesehatan dalam menekan angka stunting di Kecamatan Pulosari.
Pemerintah Kecamatan Pulosari berharap, melalui pelatihan ini para kader semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta aktif melakukan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting.
Dengan peningkatan kualitas sumber daya kader dan sinergi lintas sektor, Kecamatan Pulosari ditargetkan mampu menekan kasus stunting serta mewujudkan generasi anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.(Jazuli/Alex)

