
CIREBON — Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026, sebuah kisah perjalanan keluarga kecil asal Kota Tangerang mencuri perhatian. Sepasang suami istri memilih mudik ke Tegal dengan sepeda motor, ditemani anak mereka yang masih berusia empat tahun.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Selain mempertimbangkan efisiensi biaya, pasangan ini juga ingin memenuhi keinginan sang anak yang justru lebih menikmati perjalanan menggunakan sepeda motor.
Sofie, sang ibu, menuturkan perjalanan mudik kali ini merupakan pengalaman keduanya membawa anak naik motor jarak jauh. Ia bersama suami berangkat dari kawasan Ciledug sejak subuh hari agar dapat menghindari kepadatan lalu lintas serta tiba di tujuan sebelum malam.
“Kalau bawa balita memang lebih nyaman jalan siang, tapi kami pilih berangkat subuh supaya tidak kemalaman di jalan. Perjalanan juga kami buat santai karena anak perlu sering istirahat,” kata Sofie saat ditemui di SPBU Pekiringan, Cirebon, Kamis (19/3/2026).
Sepanjang jalur pantai utara (pantura), arus kendaraan terpantau ramai lancar cenderung padat, terutama di titik-titik perbatasan Jawa Barat menuju Jawa Tengah. Banyaknya pemudik roda dua membuat laju kendaraan harus dijaga tetap aman dan tidak terburu-buru.
Di sisi lain, cuaca panas yang menyelimuti perjalanan pada siang hari turut menjadi tantangan. Terik matahari membuat kondisi fisik cepat lelah, terlebih bagi anak kecil yang ikut dalam perjalanan panjang.
“Kalau sudah panas, anak cepat capek. Jadi kami beberapa kali berhenti untuk istirahat, minum, atau makan,” ujarnya.
Sofie mengakui, mudik dengan anak balita membutuhkan perhatian lebih, khususnya dalam menjaga kenyamanan dan suasana hati anak selama perjalanan.
“Yang penting sering komunikasi sama anak, tanya dia capek atau tidak, supaya tidak rewel di jalan,” katanya.
Meski menghadapi berbagai tantangan, ia bersyukur anaknya tetap menikmati perjalanan. Baginya, pengalaman mudik kali ini menjadi momen kebersamaan yang berharga.
Sofie menambahkan, dirinya dan suami memang sudah terbiasa melakukan perjalanan jauh menggunakan sepeda motor sejak sebelum memiliki anak. Kini, kebiasaan tersebut tetap mereka jalani dengan menyesuaikan kebutuhan sang buah hati.
Perjalanan mudik pun bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga menjadi pengalaman petualangan keluarga yang penuh cerita di sepanjang jalan.(jasdi)

