Foto: Anwar Abbas (Dok Media Center Haji 2024)

Jakarta – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Abbas menyatakan dukungannya terhadap sikap Pramono Anung yang melarang aksi sweeping rumah makan selama bulan Ramadan di wilayah DKI Jakarta. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga sikap saling menghormati antarumat beragama.
Anwar menilai tindakan sweeping tidak diperlukan jika pemerintah telah lebih dulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya toleransi serta penghormatan terhadap ibadah masing-masing agama. Ia berharap pemerintah hadir memastikan suasana tetap kondusif sehingga umat Islam dapat menjalankan puasa dengan tenang tanpa gangguan.
Ia juga menegaskan masyarakat tidak perlu melakukan tindakan sendiri, sebab pemerintah memiliki tanggung jawab menjaga ketertiban dan keamanan selama Ramadan. Dengan jaminan tersebut, menurutnya, umat beragama dapat beribadah dengan nyaman.
Sebelumnya, Pramono menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan tidak diperbolehkan melakukan penyisiran ke tempat makan selama bulan puasa. Pernyataan itu disampaikan usai meresmikan gedung Gereja KGPM di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2). Ia menekankan bahwa menyambut Ramadan harus dilakukan dalam suasana damai dan rukun, bukan dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan keresahan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah langkah agar aktivitas ibadah selama Ramadan berjalan tertib. Ia menegaskan sebagai gubernur bertanggung jawab menjaga situasi tersebut dan tidak mengizinkan adanya sweeping dalam bentuk apa pun.(wenni)

