
Tangerang – Makanan khas Tangerang Selatan mungkin belum banyak masyarakat yang mengenal atau mengetahuinya. Padahal, kota kecil di Provinsi Banten yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta itu memiliki segudang makanan khas yang unik.
Dilansir dari laman tangerangselatan.go.id, Kota Tangerang Selatan merupakan daerah otonom yang terbentuk pada akhir tahun 2008 berdasarkan Undang-undang Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten tertanggal 26 November 2008.
Pembentukan daerah otonom baru tersebut, merupakan pemekaran dari Kabupaten Tangerang, dilakukan dengan tujuan meningkatkan pelayanan dalam bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan serta dapat memberikan kemampuan dalam pemanfaatan potensi daerah guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Meski tergolong kota muda, Tangserang Selatan menyimpan ragam penganan yang wajib dicicipi dan bisa dijadikan oleh-oleh ataupun buah tangan saat berkunjung ke kota ini. Penasaran apa saja makanan khas Tangsel? berikut ulasan lengkapnya.
3 Makanan Khas Tangerang Selatan
1. Laksa Ciater
Makanan khas Tangerang Selatan pertama yang wajib diicip-icip yakni laksa Ciater. Laksa Ciater hanya dapat ditemukan di Ciater, sebuah kelurahan di Serpong, Tangerang Selatan. Laksa Ciater memiliki perbedaan dibandingkan laksa dari daerah lain.
Sementara laksa dari daerah lain biasanya menggunakan lontong atau soun sebagai sumber karbohidratnya, Laksa Ciater memakai tepung beras yang dimasak dengan cara khusus sehingga memiliki tekstur mirip getuk, dan warnanya putih.
Kuah Laksa Ciater lebih cair dibandingkan jenis laksa lainnya dan mengandung kacang kedelai. Dalam penyajiannya, tepung beras yang telah dikukus dipotong menjadi kotak-kotak kecil dan kemudian disiram dengan sayur laksa yang kuahnya tidak kental dan pekat seperti laksa pada umumnya.
2. Kue Apem
Kue apem mungkin sudah tidak asing lagi bagi banyak orang, karena kue ini dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Namun, kue apem yang ada di Tangerang Selatan memiliki perbedaan dibandingkan dengan kue apem di daerah lain. Kue apem Tangerang Selatan menggunakan bahan tepung beras dan tape singkong sebagai bahan utamanya.
Rasa manis dan gurih dari kue apem memberikan kesan yang sangat tradisional dan autentik. Kue ini merupakan pilihan yang sempurna sebagai oleh-oleh ketika kamu mengunjungi kota Tangerang Selatan.
3. Dodol Cilenggang
Dodol Cilenggang. Dodol ini sering dijadikan sebagai makanan atau camilan, dan merupakan pilihan yang populer untuk oleh-oleh. Umumnya, dodol dikemas dalam ukuran kecil dan siap disantap.
Namun, berbeda dengan Dodol Cilenggang, dodol ini berukuran cukup besar dan panjang, sehingga perlu dipotong terlebih dahulu sebelum dinikmati. Memiliki cita rasa manis dan gurih, cocok dihidangkan bersamaan dengan kopi dan teh sambil bersantai. Dodol Cilenggang mampu bertahan hingga satu minggu atau satu bulan.(yoga)

