
KOTA TANGERANG – Pertumbuhan media siber di Banten kian pesat. Namun, tantangan regulasi dan keberlangsungan bisnis masih menjadi pekerjaan rumah besar yang perlu segera dijawab.
Hal itu menjadi bahasan utama Podcast Suara Kita Episode 3 garapan Mediantara TV bertema “Tantangan Regulasi & Harapan Media Siber di Banten”, Senin (29/9/2025).
Podcast dipandu Azhari Zaki Al Qodri, Ketua SMSI Kota Tangerang, menghadirkan narasumber utama Lesman Bangun, Ketua SMSI Provinsi Banten yang membagikan pandangan kritisnya.
Lesman mengungkap, jumlah media online di Banten mendekati seribu. Namun hanya 176 perusahaan pers yang resmi berbadan hukum sesuai aturan Dewan Pers.
“Masalahnya bukan sekadar bikin portal, tapi bagaimana memenuhi standar Dewan Pers,” ujar Lesman, menekankan pentingnya media berbadan hukum dan taat aturan regulasi pers nasional.
Standar Dewan Pers mewajibkan perusahaan berbentuk PT Pers, menggaji karyawan sesuai UMK, mendaftarkan pekerja ke BPJS, serta terdaftar sebagai wajib pajak resmi.
Bagi media kecil, syarat tersebut terasa berat. Alhasil, banyak media belum lolos verifikasi Dewan Pers sehingga sulit mengakses iklan dari pemerintah maupun swasta.
Azhari menambahkan, persaingan dengan media sosial, influencer, hingga rumah produksi turut memperberat kondisi. Lesman menilai pemilik media perlu lebih proaktif mencari peluang.
“Harus proaktif. Jangan pasif. Pahami siklus anggaran, tawarkan kerja sama ke pemerintah, dunia usaha, atau pihak lain yang bisa diajak kolaborasi,” katanya.
Selain bisnis, kualitas berita juga sangat menentukan. Judul singkat, padat, dan ramah mesin pencari dinilai mampu meningkatkan visibilitas media di ranah digital.
SMSI Banten turut hadir mendampingi anggotanya melalui pendataan media, seminar kode etik, pelatihan wartawan, hingga menjembatani kerja sama dengan pemerintah, BUMN, dan BUMD.
Lesman juga menegaskan pentingnya distribusi konten di berbagai platform digital seperti Facebook, Instagram, TikTok, hingga YouTube untuk memperluas jangkauan sekaligus menambah pemasukan.
“Kalau media aktif di TikTok, Facebook, dan YouTube sekaligus, hasilnya luar biasa. Dari website dapat pembaca, dari sosial media bisa penghasilan tambahan,” ujarnya.
Diskusi ditutup dengan pesan penting: media Banten perlu berbenah lewat verifikasi, inovasi digital, dan peningkatan kualitas SDM agar mampu bersaing secara profesional.
“Perbaikilah SDM kita. Buat program yang bisa dilirik pemerintah maupun dunia usaha,” tegas Lesman, menutup perbincangan penuh optimisme dalam Podcast Suara Kita. (w4nto)

