Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengamankan mantan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rudi Suparmono, terkait dugaan suap dalam vonis bebas terhadap terdakwa kasus pembunuhan, Gregorius Ronald Tannur. Rudi dijemput oleh tim penyidik Kejagung dari Palembang menuju Jakarta.
Berdasarkan pantauan, Rudi tiba di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 16.46 WIB dengan mengenakan polo t-shirt biru dongker dan masker. Meski demikian, ia tidak diborgol oleh petugas. Rudi enggan memberikan komentar kepada awak media yang menunggu kedatangannya.
Selanjutnya, Rudi bersama tim penyidik menaiki mobil Toyota Hiace dengan nomor polisi B 7196 JDA menuju Gedung Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menyebutkan bahwa Rudi diduga menerima uang suap sebesar 20.000 dolar Singapura dari Meirizka Widjaja, ibu Ronald Tannur, melalui hakim PN Surabaya yang menangani kasus tersebut, Erintuah Damanik.
“Uang sejumlah 20.000 dolar Singapura diberikan untuk Ketua Pengadilan Negeri Surabaya,” ujar Harli, Kamis (9/1).
Namun, Harli menegaskan bahwa uang tersebut belum sempat diberikan kepada Rudi. Saat ini, uang tersebut masih dipegang oleh saksi Erintuah Damanik.
Dalam penyelidikan, terungkap bahwa pemufakatan jahat untuk vonis bebas Ronald Tannur melibatkan pengacara Lisa Rachmat dan Meirizka Widjaja. Meirizka disebut menyerahkan uang sebesar Rp1,5 miliar kepada Lisa Rachmat dalam kurun waktu Oktober 2024 hingga Agustus 2024 untuk mengurus pembebasan putranya.
“Untuk keperluan pengurusan perkara Gregorius Ronald Tannur, tersangka MW memberikan uang kepada tersangka LR sebesar Rp1,5 miliar,” kata Harli.
Kasus ini bermula dari penganiayaan yang dilakukan Gregorius Ronald Tannur terhadap kekasihnya, Dini Sera Afriyanti, hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Dugaan suap dalam pengurusan vonis bebas ini menjadi sorotan publik dan mempertegas komitmen Kejagung dalam memberantas praktik korupsi di lingkungan peradilan.
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027
lodi purnomo jurnalis produsernews.com

