Tangerang Kabupaten – Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus meresmikan pembukaan Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026 yang berlangsung di Area Parkir Sektor C, Kompleks Perkantoran Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kabupaten Tangerang, Selasa (19/5).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat, sekaligus mendorong minat baca dan pengembangan pengetahuan bagi generasi muda. Festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, pameran buku, hingga ruang interaktif bagi pelajar dan komunitas literasi.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong minat baca dan semangat belajar masyarakat dari berbagai kalangan usia.
“Melalui festival ini saya berharap budaya literasi semakin tumbuh di masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa,” kata Maesyal.
Ia menjelaskan, literasi tidak hanya dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berinovasi, serta membentuk karakter masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing.
Menurut dia, festival literasi menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Tangerang yang unggul dan adaptif di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
“Budaya membaca dan semangat belajar harus terus ditanamkan, khususnya kepada generasi muda. Dengan kemampuan literasi yang baik, masyarakat akan lebih bijak dalam menyaring informasi,” ujarnya.
Maesyal juga menyebut bahwa investasi di bidang literasi merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan generasi mendatang. Ia meyakini peningkatan akses terhadap sumber bacaan dapat berdampak langsung pada kualitas SDM di daerah.
“Kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas manusianya. Buku-buku yang disalurkan hari ini diharapkan menjadi jembatan ilmu bagi generasi muda Kabupaten Tangerang di masa depan,” tuturnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan budaya baca, Pemkab Tangerang turut menggagas gerakan hibah buku secara kolektif yang melibatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia mengaku memulai gerakan tersebut dengan membeli paket buku yang nantinya akan disalurkan ke kecamatan, desa, hingga taman bacaan masyarakat. Langkah itu kemudian diikuti para kepala OPD yang turut berpartisipasi menyumbangkan buku.
Selain itu, Maesyal memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang yang terus memperluas fasilitas literasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Saat ini, sejumlah ruang baca dan pojok literasi telah tersedia di berbagai wilayah, termasuk fasilitas ramah anak.
Menurutnya, keberadaan ruang baca tersebut dapat memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ketika orang tua sedang mengurus keperluan administrasi pemerintahan.
Di akhir sambutannya, Maesyal mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap fasilitas perpustakaan daerah yang setiap hari ramai dikunjungi pelajar hingga mahasiswa untuk mencari referensi dan menambah wawasan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026, mulai dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Disperpusip Kabupaten Tangerang, komunitas literasi, narasumber, hingga masyarakat.
Sebagai informasi, Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026 berlangsung selama sepekan dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, seperti bazar buku murah, bedah buku, diskusi literasi, hingga perlombaan minat dan bakat pelajar guna meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat Kabupaten Tangerang.(wenny)

