
LAMPUNG SELATAN – Aktivitas kendaraan di Pelabuhan Bakauheni mulai menunjukkan peningkatan pada puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang pertama, Selasa, 24 Maret 2026.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, lonjakan terlihat dari arus kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga bus yang terus berdatangan menuju area pelabuhan. Kendaraan tersebut datang dari ruas Tol Trans Sumatera maupun jalur arteri Bakauheni.
Kepadatan juga tampak di area penyangga atau buffer zone di sejumlah dermaga. Hampir seluruh kantong parkir dipenuhi antrean kendaraan roda empat yang memanjang, dengan seluruh lajur terisi.
Di dalam kawasan pelabuhan, pergerakan kendaraan terpantau melambat. Kondisi ini dipengaruhi oleh persilangan arus antara kendaraan yang hendak naik ke kapal dan yang baru turun dari penyeberangan.
Sementara itu, sepeda motor terus berdatangan melalui jalur arteri. Tiga buffer zone khusus roda dua terlihat dipadati antrean pemudik yang menunggu giliran masuk ke kapal.
Kepadatan tidak hanya terjadi pada kendaraan. Penumpang pejalan kaki juga terlihat memadati akses penyeberangan, termasuk di jembatan menuju kapal. Di sejumlah titik, seperti simpang Eksekutif Dua, arus pejalan kaki sempat tersendat akibat antrean yang mengular.
Aktivitas penumpang juga terpantau ramai di area fasilitas eksekutif, termasuk di kawasan Anjungan Agung Mall. Sebagian penumpang tampak menunggu keberangkatan di ruang tunggu maupun berbelanja kebutuhan perjalanan di gerai yang tersedia.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyebutkan jumlah penumpang yang telah menyeberang menuju Pulau Jawa sejak awal arus balik hingga hari ini mencapai 142.288 orang.
Adapun jumlah kendaraan yang tercatat telah menyeberang sebanyak 37.634 unit, terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus.
Menurut Heru, tren peningkatan arus balik sudah terlihat sejak sehari sebelumnya. Hingga hari ini, sekitar 44 ribu kendaraan tercatat telah melakukan reservasi untuk penyeberangan melalui Pelabuhan Merak dan menunggu proses keberangkatan.
Ia menilai lonjakan arus balik masih akan berlanjut seiring tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke Pulau Jawa usai libur Lebaran.(alex)

