
KOTA TANGERANG – Pemerintah Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan dalam rangka penyusunan rencana pembangunan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Sudimara Timur, Selasa (27/1/2026), dan berlangsung dengan penuh partisipasi serta antusiasme dari berbagai unsur masyarakat.
Musrenbang secara resmi dibuka oleh Camat Ciledug, H. Ayi Nuryadin, S.Kom., M.M., yang hadir didampingi Lurah Sudimara Timur Kamaludin Alhasani beserta jajaran Kecamatan Ciledug, yakni Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Agung Wibowo, Kasi Tata Pemerintahan (Tapem) Rojali, serta Kasi Pelayanan Umum Siti Nurmilah.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forum RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader Posyandu, PKK, LPM, BKM, LKK, Puskesmas, Karang Taruna, Forum Anak, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran lintas elemen ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan.
Dalam sambutan dan arahannya, Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin, S.Kom., M.M. menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan awal yang sangat menentukan arah pembangunan wilayah ke depan. Menurutnya, seluruh usulan yang disampaikan harus disusun secara terukur, realistis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
“Musrenbang ini adalah forum resmi untuk menyampaikan aspirasi pembangunan dari masyarakat. Kami berharap setiap usulan benar-benar mencerminkan kebutuhan warga, bukan kepentingan kelompok tertentu. Dengan perencanaan yang baik, pembangunan akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar H. Ayi Nuryadin.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kelurahan, kecamatan, serta seluruh lembaga kemasyarakatan agar program yang dihasilkan dapat terintegrasi dengan kebijakan pembangunan Kota Tangerang.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pembangunan yang berhasil lahir dari kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat. Apa yang direncanakan hari ini akan kita perjuangkan bersama pada tahapan Musrenbang berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Sudimara Timur Kamaludin Alhasani menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat kelurahan menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Ia mengapresiasi kehadiran dan peran aktif seluruh peserta yang telah memberikan masukan konstruktif bagi kemajuan wilayah.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan, baik di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, maupun pemberdayaan masyarakat. Seluruh usulan akan dicatat, diverifikasi, dan diprioritaskan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran,” jelas Kamaludin.
Dalam sesi diskusi dan penyampaian usulan, berbagai permasalahan dan kebutuhan masyarakat disampaikan oleh perwakilan RT/RW serta lembaga kemasyarakatan.
Usulan yang mengemuka antara lain perbaikan jalan lingkungan, peningkatan sistem drainase untuk mengantisipasi genangan air, penguatan fasilitas Posyandu dan Puskesmas, serta dukungan program kepemudaan melalui Karang Taruna.
Kasi Trantib Agung Wibowo dalam kesempatan tersebut menyoroti pentingnya aspek ketertiban dan keamanan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
“Lingkungan yang aman dan tertib akan mendukung kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat. Sinergi antara aparat dan warga perlu terus diperkuat,” ujarnya.
Senada, Kasi Tapem Rojali menambahkan bahwa peran lembaga kemasyarakatan harus terus didorong agar pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan (ismail)

