
KOTA TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak semata menitikberatkan pada capaian akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa, seperti sportivitas, disiplin, dan kemampuan berpikir kritis. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan pendidikan.
Komitmen itu disampaikan Wali Kota Tangerang H. Sachrudin saat membuka Lomba Catur Cepat tingkat SD dan SMP dalam rangka peringatan HUT ke-33 Kota Tangerang di SMPN 6 Tangerang, Karawaci, Selasa (10/2/2026).
Di balik pembangunan fisik dan sarana prasarana, yang paling penting tetaplah manusianya. Anak-anak inilah wajah masa depan Kota Tangerang. Melalui lomba catur ini, saya berharap kelak lahir para pemimpin di berbagai bidang yang mampu membawa Kota Tangerang semakin maju. Apalagi, Wali Kota Tangerang saat ini juga merupakan pemain catur,” ujar Sachrudin..
Sebagai pegiat catur, Sachrudin menjelaskan bahwa permainan catur memiliki banyak manfaat dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi muda. Menurut dia, catur melatih kemampuan berpikir strategis, kesabaran, serta pengambilan keputusan, sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan disiplin sejak usia dini.
“Catur mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya kita sedang menanamkan nilai-nilai penting bagi anak-anak kita. Mereka belajar berpikir sebelum melangkah, bersabar, jujur, berani mengambil keputusan, serta bertanggung jawab atas setiap pilihan,” jelasnya di hadapan para guru dan orang tua yang hadir.
Lebih lanjut, Wali Kota Tangerang, menekankan pentingnya pendidikan yang menyeluruh dan berkesinambungan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
“Semangat ini jangan berhenti di arena lomba. Kita harus membawanya ke rumah, ke sekolah, dan ke kehidupan sehari-hari. Mari kita ciptakan lebih banyak ruang kegiatan positif untuk anak-anak, dampingi mereka, dan pastikan tumbuh kembangnya berlangsung sehat, aman, dan sarat nilai-nilai luhur,” pesannya.
Sebelum meninggalkan lokasi acara, Wali Kota Sachrudin menyempatkan diri bertanding catur dengan Inara, siswi kelas V SD yang menjadi salah satu peserta lomba. Ia mengaku terkesan dengan kemampuan dan strategi permainan yang ditunjukkan para peserta.
Seru sekali bermain dengan Inara tadi. Saya sempat terkecoh dengan taktik yang digunakan. Saya mengapresiasi Percasi, para guru, orang tua, serta seluruh pihak yang telah membina anak-anak hingga memiliki kemampuan bermain catur yang luar biasa. Saya bangga,” tutup Sachrudin.(ismail)

