
Kota Tangerang – Memasuki bulan suci Ramadan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Peningkatan aktivitas memasak saat sahur dan berbuka puasa disebut menjadi salah satu faktor risiko yang perlu diantisipasi sejak dini..
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang, Mahdiar, mengimbau masyarakat memastikan kompor dalam kondisi mati sempurna usai digunakan serta tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan guna mencegah risiko kebakaran.
Menurut dia, intensitas aktivitas memasak selama Ramadan meningkat signifikan, sehingga masyarakat diminta memastikan kompor telah dimatikan dengan sempurna dan tidak meninggalkan proses memasak tanpa pengawasan guna mencegah potensi kebakaran.
Ia juga menekankan pentingnya pengecekan instalasi listrik secara berkala untuk mencegah korsleting. Masyarakat diminta memastikan kondisi kabel dan stop kontak tetap layak pakai serta mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan guna meminimalkan risiko kebakaran.
Selain itu, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan petasan yang berisiko memicu kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat. Warga juga diminta menghindari penggunaan lilin saat terjadi pemadaman listrik dan beralih ke lampu darurat sebagai pilihan penerangan yang lebih aman.
Dalam situasi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan kegawatdaruratan 112 atau Hotline Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang di nomor 021-5582144. Layanan tersebut beroperasi 24 jam dengan petugas yang disiagakan untuk merespons laporan secara cepat dan melakukan penanganan di lokasi kejadian.(ismail)

