
KOTA TANGERANG — Upaya memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tangerang. Salah satunya melalui pembinaan Project Gerakan Keluarga Sehat dan Tangguh Bencana (GKS TTB) yang digelar di Kelurahan Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan TP PKK dalam mendorong peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan sosial. Pembinaan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Tangerang Ny. Masturoh Sachrudin, jajaran pengurus TP PKK, unsur kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, aparat kepolisian, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Turut hadir Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin dan Kapolsek Ciledug Kompol R. A. Dalby yang memberikan dukungan langsung terhadap pelaksanaan program tersebut.
Dalam sambutannya, Ny. Masturoh Sachrudin menegaskan bahwa GKS TTB dirancang sebagai langkah strategis untuk membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko bencana.
“Ketahanan keluarga adalah kunci terbentuknya masyarakat yang kuat. Melalui Gerakan Keluarga Sehat dan Tangguh Bencana ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa pola hidup bersih dan sehat, kesiapsiagaan bencana, serta ketahanan sosial ekonomi harus dimulai dari lingkungan keluarga,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Ia menekankan bahwa pembinaan GKS TTB tidak bersifat seremonial, melainkan diarahkan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat secara nyata dan berkelanjutan di tingkat kelurahan.
“Program ini diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan secara konsisten. TP PKK hadir sebagai mitra pemerintah dan masyarakat untuk memberikan edukasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas keluarga agar mampu menghadapi berbagai situasi, termasuk kondisi darurat,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kelurahan Paninggilan Utara sebagai lokasi pembinaan. Menurutnya, program GKS TTB sejalan dengan upaya pemerintah kecamatan dalam meningkatkan kualitas hidup dan ketahanan masyarakat.
“Kami menyambut baik pembinaan ini karena sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Kesadaran hidup sehat dan kesiapan menghadapi bencana merupakan kebutuhan mendasar yang harus terus diperkuat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program tersebut dapat berjalan optimal dan memberi dampak luas.
“Keberhasilan GKS TTB membutuhkan sinergi antara pemerintah, TP PKK, aparat keamanan, dan masyarakat. Kami berharap program ini bisa menjadi contoh dan direplikasi di kelurahan lain di Kota Tangerang,” ujarnya.
Dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolsek Ciledug Kompol R. A. Dalby menilai program GKS TTB berkontribusi positif dalam memperkuat ketahanan sosial.
“Keluarga yang sehat dan tangguh akan melahirkan lingkungan yang aman dan kondusif. Hal ini sangat berpengaruh terhadap stabilitas kamtibmas serta kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat, termasuk bencana,” ungkapnya.
Ia menegaskan komitmen Polsek Ciledug untuk terus bersinergi dalam mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Kami siap mendukung setiap program positif yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, baik dalam aspek keamanan, kesehatan, maupun kesiapsiagaan bencana,” tegasnya.
Melalui pembinaan GKS TTB, TP PKK Kota Tangerang mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat, kesiapan menghadapi bencana, serta penguatan ketahanan keluarga di tingkat akar rumput.
Dengan dukungan dan kolaborasi lintas sektor, program ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi mampu diterapkan secara berkelanjutan dan menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mewujudkan masyarakat Kota Tangerang yang sehat, tangguh, dan sejahtera.(ismail)

