Warga Tangerang Selatan resah akibat tumpukan sampah menggunung di sejumlah titik strategis, termasuk bawah flyover Ciputat dan sekitar Puskesmas Serpong, beberapa waktu terakhir ini kemarin.
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan bergerak cepat menerapkan solusi sementara terukur demi menjaga kenyamanan serta kesehatan warga sekitar lokasi terdampak aktivitas harian masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tangsel Bani Khosyatullah menyatakan penutupan sampah menggunakan terpal disertai penyemprotan rutin menjadi langkah awal penting penanganan darurat untuk mengendalikan bau menyengat.
Bani Khosyatullah menegaskan langkah tersebut bertujuan menekan bau mengganggu aktivitas warga sekitar sambil memastikan sistem pengangkutan serta pengelolaan sampah berjalan optimal secara bertahap dan terkendali.
Ia menambahkan cairan penyemprot yang digunakan ramah lingkungan, petugas disiagakan memantau kondisi berkala sebagai bentuk keseriusan pemerintah mengendalikan persoalan sampah di wilayah perkotaan Tangerang Selatan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak masyarakat tetap tenang serta mendukung upaya perbaikan Tempat Pembuangan Akhir Cipeucang yang sedang berjalan intensif demi solusi jangka panjang pengelolaan sampah.
Perbaikan TPA Cipeucang meliputi penataan Landfill tiga metode terasering, pembangunan beronjong, pembukaan akses Landfill empat, serta pembebasan lahan fasilitas MRF untuk pengolahan dan daur ulang.
Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmen meningkatkan pengelolaan sampah berkelanjutan guna mewujudkan lingkungan sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh warga kota tersebut pada masa mendatang.

