
Tangerang – Menjelang akhir tahun, Pemerintah Kota Tangerang meningkatkan kesiapsiagaan dengan memperkuat upaya mitigasi bencana demi memastikan seluruh wilayah tetap aman menghadapi berbagai potensi cuaca ekstrem.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan respons cepat dilakukan sesuai imbauan pemerintah pusat, termasuk meminta Sekda Herman membahas langkah teknis dan kebutuhan anggaran menghadapi kemungkinan bencana.
Pemkot terus memperkuat pengawasan di daerah rawan banjir, khususnya sekitar aliran sungai, sambil mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar.
Sachrudin menilai kolaborasi masyarakat, relawan, dan teknologi sangat penting, terutama melalui pemanfaatan aplikasi SI PANTAU yang memberikan informasi serta peringatan dini banjir langsung ke ponsel warga.
Aplikasi SI PANTAU membantu warga menerima sirine peringatan banjir secara cepat, sehingga dapat mengambil langkah antisipasi lebih awal dan mengurangi risiko terhadap keselamatan maupun kerugian material.
Di Kecamatan Batuceper, pembangunan kolam retensi Porisgaga Baru terus dipercepat sebagai solusi jangka panjang mengurangi banjir, terutama pada wilayah padat penduduk yang rentan genangan saat hujan lebat.
Camat Batuceper Achsin Ghufron Falfeli menyampaikan monitoring ketat dilakukan terhadap pembangunan kolam retensi dan turap oleh Dinas PUPR untuk memastikan pekerjaan sesuai rencana serta memenuhi standar teknis pengendalian banjir.
Pemkot juga memperkuat pengendalian banjir melalui pembangunan turap penghubung saluran irigasi Sipon hingga kawasan Tanah Tinggi, guna meningkatkan kapasitas aliran air serta meminimalkan risiko luapan.
Achsin memastikan seluruh pembangunan berjalan sesuai target waktu sehingga infrastruktur baru dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi puncak musim penghujan akhir tahun.
Dengan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan teknologi, Kota Tangerang berharap dapat menghadapi musim hujan lebih siap, aman, serta mampu mengurangi dampak bencana bagi seluruh wilayah kota.(wen)


