
Tradisi bongsang kembali digelar masyarakat Bogor, Jawa Barat, dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini membagikan keranjang bambu berisi makanan.
Acara berlangsung di Masjid Asy-Syifa, Pagelaran, Kabupaten Bogor, Jumat (05/09/2025) pagi. Ribuan warga hadir meramaikan kegiatan Maulid Nabi yang berlangsung penuh suka cita.
BACA JUGA
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
Menurut Ketua Remaja Masjid, Oci, panitia tahun ini menyediakan 935 bongsang. Namun, jumlah warga yang hadir mencapai lebih dari 900 orang.
Oci menambahkan, meski sempat terjadi antrean panjang dan suasana berdesakan, kegiatan tetap berjalan lancar serta kondusif. Panitia pun memohon maaf atas keterbatasan.
Ustaz Khoirul Umam, tokoh agama setempat, menyampaikan bahwa Maulid Nabi penting untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, sekaligus mengajarkan keteladanan beliau kepada generasi penerus.
Beliau menegaskan, Maulid Nabi menjadi momentum agar umat Islam tidak melupakan sejarah besar Nabi Muhammad SAW, yang menjadi panutan dan suri teladan seluruh umat manusia.
Selain peringatan kelahiran Nabi, tradisi bongsang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarumat Muslim, sehingga tercipta kebersamaan dalam suasana penuh kehangatan.
Antusiasme warga sangat tinggi. Meski harus berdesakan dan antre panjang, masyarakat tetap sabar menunggu giliran mendapatkan bongsang berisi nasi, lauk, sayur, dan buah.
Ketua DKM Masjid Asy-Syifa, Ustaz Sulaiman, menyebut tujuan utama hadirnya ribuan jamaah adalah mengharap syafaat Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat persaudaraan antarumat Islam.
Tradisi bongsang menjadi bagian penting budaya religius masyarakat Bogor. Selain melestarikan kearifan lokal, tradisi ini memperkokoh ikatan sosial dan semangat kebersamaan umat Muslim.(fery)


