Tangerang Selatan – Dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H, sebanyak 8 ekor sapi dan 66 ekor kambing disembelih di wilayah Perigi Lama, Tangerang Selatan, pada Minggu pagi (8/6/2025). Hewan kurban merupakan hasil swadaya masyarakat dari dua lingkungan, yakni RT 02 dan RT 04 RW 015, dan dipotong di halaman terbuka milik warga yang telah disiapkan khusus untuk kegiatan tersebut.
Ketua RT 04, Ade Juliansyah, menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Hewan Kota Tangerang Selatan dan dinyatakan layak konsumsi. Daging kurban dibagikan kepada lebih dari 1.000 warga penerima manfaat secara langsung ke rumah masing-masing untuk menjaga ketertiban dan menghindari kerumunan.
Ade juga mengapresiasi semangat gotong royong warga serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam berkurban setiap tahunnya. Ia turut mendorong keterlibatan pemuda dalam pelaksanaan kegiatan. “Kami ingin anak-anak muda ikut ambil bagian agar mereka belajar makna berbagi dan kebersamaan,” ujarnya.
Muhammad Rizky, perwakilan pemuda Perigi Lama, menyebut kegiatan kurban ini sebagai sarana memperkuat solidaritas warga. “Ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang mempererat tali silaturahmi di lingkungan kami,” katanya.
Sementara itu, di Mushola Nurul Ikhlas, Kelurahan Larangan Selatan, Kota Tangerang, sebanyak 4 ekor sapi dan 4 ekor kambing juga disembelih sebagai bagian dari perayaan Idul Adha. Dalam khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Azis pada Jumat (6/6/2025), beliau mengingatkan makna kurban sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT, meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
“Kurban dilakukan dengan penuh keikhlasan, tanpa sifat riya. Bagi yang berharta, berkurban adalah bentuk ketaqwaan,” ujar Ustadz Abdul Azis. Ia juga menekankan keutamaan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah, yang dapat menghapuskan dosa setahun lalu dan setahun yang akan datang.
Kegiatan kurban di kedua wilayah berlangsung lancar dan tertib hingga siang hari, dengan dukungan panitia, tokoh masyarakat, dan partisipasi aktif warga setempat.(Yoga Sakti/Yosrizal)

artikel terbaru

