Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), angkat bicara terkait polemik pagar laut di Tangerang, Banten, yang diketahui memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM).
Sertifikat HGB pagar laut tersebut dikabarkan atas nama PT Cahaya Inti Sentosa, anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), yang dimiliki oleh Sugianto Kusuma alias Aguan. Hal ini memicu kontroversi di tengah masyarakat, hingga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid telah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi.
AHY menyatakan pemerintah saat ini sedang melakukan investigasi menyeluruh terkait status HGB tersebut. “Saya sudah mendapatkan penjelasan dari Kementerian ATR/BPN. Ini sedang diinvestigasi, dan kita ingin mengetahui duduk permasalahannya secara jelas, termasuk kronologinya,” kata AHY di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/12/205).
Lebih lanjut, AHY menjelaskan bahwa sertifikat HGB tersebut tercatat sejak tahun 2023. Namun, ia menegaskan jika ada pelanggaran hukum atau ketidaksesuaian dalam prosedur dan materi sertifikat, pemerintah akan mengambil langkah tegas, termasuk mencabut status HGB maupun SHM yang bersangkutan.
“Jika terbukti ada cacat hukum, baik dari segi prosedur maupun materi, sertifikat tersebut harus dievaluasi bahkan dicabut. Hal ini penting demi kepastian hukum dan kepentingan masyarakat,” tegasnya.
AHY juga menekankan pentingnya penegakan hukum terkait permasalahan ini agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan memastikan pengelolaan wilayah pesisir tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

