Akademi Militer (Akmil) Magelang kembali menjadi tempat penyelenggaraan pembekalan bagi anggota kabinet Prabowo Subianto. Pada 25 Oktober 2024 nanti.
Indria Febriansyah, Ketua Umum Kabeh Sedulur Taman Siswa Indonesia, dalam keterangannya, menilai bahwa pemilihan Akmil sebagai lokasi pembekalan ini memiliki makna yang sangat strategis dan mendalam.
Menurutnya, langkah ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan pada para pemimpin bangsa.
“Pemilihan Akmil Magelang tidak semata-mata sebagai lokasi simbolis, tetapi lebih dari itu, karena disini terdapat keterkaitan filosofi pendidikan yang diadopsi dari sistem pendidikan Tamansiswa.
Akmil mengimplementasikan pendekatan pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek teknis militer, tetapi juga pada pembentukan karakter, semangat juang, serta pengabdian kepada negara, yang sejalan dengan ajaran Tamansiswa,” ujar Indria Febriansyah.
Indria menjelaskan bahwa nilai-nilai Taman Siswa, yang mengutamakan kemandirian, integritas, dan tanggung jawab sosial, juga diterapkan dalam pendidikan di Akmil Magelang.
“Sistem pendidikan di Taman Siswa mengajarkan kita untuk selalu mengedepankan kebersamaan, semangat gotong-royong, dan integritas dalam setiap langkah. Ini juga tercermin dalam pendidikan di Akmil Magelang yang membentuk para kadet untuk menjadi pemimpin yang berkarakter dan siap melayani negara.
Dengan mengadakan pembekalan kabinet di Akademi Militer Presiden Prabowo Subianto ingin agar anggota kabinetnya menyerap nilai-nilai tersebut,” tambahnya.
Langkah ini, lanjut Indria, menunjukkan komitmen Prabowo dalam memperkuat arah dan visi pemerintahan yang konsisten dengan nilai-nilai kebangsaan dan semangat juang.
“Di tengah tantangan global dan dinamika dalam negeri, sangat penting bagi setiap anggota kabinet untuk memiliki pemahaman yang sama tentang prioritas nasional dan strategi pembangunan.
Pembekalan di Akademi Militer Magelang ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas di antara anggota kabinet dan membekali mereka dengan disiplin serta komitmen yang kuat, seperti yang diajarkan dalam filosofi Tamansiswa,” jelasnya.
Indria Febriansyah juga menilai bahwa pendekatan ini akan memperkuat koordinasi dan responsivitas kabinet dalam menghadapi berbagai isu strategis, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga keamanan nasional.
“Pembekalan di lingkungan yang menekankan disiplin dan integritas ini memberikan pesan bahwa para pemimpin bangsa harus siap mengabdikan diri dengan penuh dedikasi.
Inilah yang menjadi inti dari ajaran Tamansiswa, dan di Akmil Magelang, nilai-nilai ini diterapkan dengan sangat baik,” tutup Indria Febriansyah.
Ketua DPD PKN Jateng Fery Santoro juga menambahkan bahwa pembekalan bagi para calon Mentri dan Wamen akan sangat berarti, kedepan nya para calon ini bisa mengemban tugas dengan baik dan sesuai harapan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Karena calon Menteri dari berbagai partai semoga setelah dilantik bisa lepas dari atribut partai, karena bekerja utk kepentingan negara dan bangsa. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan kabinet Prabowo dapat semakin solid, memiliki visi yang jelas, dan mampu menghadapi berbagai tantangan bangsa dengan semangat kebersamaan yang tinggi. Pungkasnya
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

frj

