Magelang, produsernews.com – Serabi Ngampin Ambarawa Kuliner yang legendaris, bila kita melintas di jalan raya Ambarawa tepatnya desa Ngampin sebanyak 75 lapak pedagang serabi menjajakan dagangan serabi di pinggir jalan Ambarawa.
Salah satu pedagang Siti Kholifah yang sudah berjualan serabi ngampin selama 13 tahun, menjelaskan kepada produsernews.com bahan bahan yang digunakan untuk membuat serabi , hanya tepung beras, santan, gula merah dan garam, jelasnya
Menurut Siti serabi Ngampin berbeda dengan serabi Solo, karena serabi Ngampin berukur kecil serta disiram air gula merah, awalnya serabi ini hanya dibuat untuk selamatan warga saat ramadhan atau acara keagamaan lainnya.
Namun karena ada peluang ekonomis masyarakat ngampin mencoba memasarkan serabi, awalnya hanya ada beberapa pedagang di desa Ngampin.
Karena banyak nya minat warga yang berjualan, pemerintah Desa Ngampin membantu menata pedagang serabi dengan memberikan tempat berjualan di sepanjang jalan raya Ngampin, serta memberikan nomer Keanggotan tiap kiosnya.
Serabi Ngampin dijual seragam oleh semua pedangan dengan harga 1 posi/Rp 6000, hanya bila saat hari lebaran naik Rp 1000/porsinya, menurut Siti
Siti Kholifah merasa bersyukur dengan berdagang serabi ngampin bisa membantu perekonomian keluarga, serta dapat menyekolahkan anaknya kejenjang yang lebih tinggi, menurutnya bila hari biasa hanya bisa menjual 40 porsi/hari namun bila sedang hari libur bisa dua kalipat penjualnya dalam satu hari, pungkasnya.
davi

