Bogor, produsernews.com – Kecamatan Tenjolaya kabupaten Bogor sangat terkenal dengan kerajinan dari bambu, di daerah Tenjolaya banyak kebun pohon bambu sehingga bisa dimanfaatkan warga sekitar.

Pengrajin Tusuk Sate Mbah Darno [foto/feri]
Warga desa di kecamatan Tenjolaya ini memanfaatkan bambu untuk kerajinan seperti pembuatan tampah, Anyaman, dan pembuatan Tusuk sate. Mbah Darno salah satu pembuat tusuk sate tinggal tidak jauh dari tempat wisata Curug Gunung Salak.

Mbah Darno Kuncen Gunung Salak Berusia 95 Tahun [foto-feri]
Jurnalis produsernews.com sempat menemui lelaki yang sudah berusia 95 tahun, masih semangat dan telaten dengan jari tangan nya yang sudah keriput, namun masih cekatan membelah bilah bilah bambu yang akan dijadikan tusuk sate, menurut Mbah Darno yang juga kuncen gunung salak ini

Tusuk Sate yang sudah selesai segera di ikat [foto/feri]
Menurut Mbah Darno membuat tusuk sate sekedar hanya untuk kesibukan saja, karena bikin tusukan sate dari bambu sehari bisa dapat 3000 sampai 5000 itupun tergantung dari pesanan hanya kita kadang hanya untuk persediaan.
Mbah Darno mengatakan saya bersama anak mantu dan istri saja yang jalankan pekerjaan ini karena bambu juga didapat sangat mudah dikampung kami, katanya
Untuk harga mereka tidak mematokkan karena untuk 1000 tusuk sate dijual Rp 15.000. kalau dijual di luar Bogor bisa sampai Rp. 30.000, pembeli pun tergantung dari pesanan biasanya penjual sate yang datang untuk mengambil lansung kepengrajin.
Daerah Tenjolaya banyak sekali pengrajin bambu dan ini bisa jadikan untuk menggerakan ekonomi desa sekaligus sebagai destinasi wisata dimana banyak tempat wisata nya, pungkasnya
Rep. Fery

