Produsernews.com – Desa Wisata Lawang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mempunyai banyak daya tarik bagi wisatawan, karena desa wisata dapat melestarikan desain arsitektur budaya lokal.
Apa daya tarik Desa Wisata Lawang? berikut liputan jurnalis produsernews.com Aris Andika menelusuri Desa wisata
Desa Lawang berada di dataran tinggi, tepatnya di ketinggian 1.250 mdpl, sehingga memliki suhu dingin dan curah hujan tinggi.
Luas desa wisata ini mencapai 16,69 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 3.972 jiwa. Desa Lawang terdiri dari enam jorong, atau wilayah.
Meliputi, Jorong Lawang Tuo, Jorong Batu Basa, Jorong Katapiang, Jorong Gajah Mati, Jorong Pabatuangan, dan Jorong Buayan.
Dari Bukit Tinggi Menuju desa Lawang sejauh 20 Km, kita akan melalui perkebunan tebu, Tebu merupakan komoditas utama Desa Wisata Lawang, sejak zaman Belanda.
Sebagian masyarakat desa menggantungkan hidup dengan mengolah tebu, sepanjang jalan banyak masyarakat yang menjajakan hasil olahan tebu.
Uniknya, Desa Wisata Lawang memiliki kilang tebu tradisional guna mengolah tebu menjadi gula merah atau yang dikenal sebagai saka tabu.
Pengolahan tebu tradisional tersebut memanfaatkan tenaga kerbau untuk menggiling tebu. Caranya, mata Kerbau ditutupi dengan tempurung kelapa dan kain agar kerbau tersebut mau berjalan. Bukan hanya olahan tebu namun ada yang menarik perlu di cicipi yaitu dapur merandang kacang tanah

Randang Kacang, iya yaitu cara memasak kacang tanah menggunakan pasir dengan capuran daun kayu manis (biar lebih wangi) Atau lebih dikenal dengan kacang sangrai.
Uni Wenni [45] salah satu pengolah kacang tanah sudah menjalani selama 5 tahun lebih, saat mengsangrai tidak menggunkan minyak namun hanya dengan pasir dicampur daun kayu manis, jelasnya

Menikmati kacang randang akan lebih lengkap dan nikmat dengan air tebu desa wisata Lawang, kacang randang dijual perbungkus Rp 25 rupiah
Terasa belum lengkap bila ke desa wisa lawang belum menikmati air tebu lawang dan randang kacang yang dapat dijumpai di dapur merandang kacang tanah. Pungkasnya.
Aris Andika Jurnalis Produsernews.com/Bukit Tinggi
Artikel Terbaru
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

