Jakarta, produsernews.com – Forum Betawi Rempug (FBR) yang telah berdiri selama 23 tahun mengukuhkan posisinya sebagai pemangku kepentingan masyarakat Betawi. Tak hanya bersifat politis, FBR terus berperan aktif dalam isu-isu sosial dan kearifan lokal. Sejak didirikan pada 29 Juli 2001, organisasi ini bertekad mencegah nasib yang menimpa suku Aborigin di Australia atau suku Indian di Amerika agar tidak dialami oleh masyarakat Betawi.jelas Lutfi Sabtu 6/1/24
Baca Juga : Forum Betawi Rempug mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar – Mahfud di Pilpres 2024
Dalam perjalanannya, FBR tidak hanya memfokuskan diri pada masalah struktural dan kultural yang melibatkan masyarakat Betawi. Melalui upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pembinaan sektor ekonomi, hingga penguatan kebudayaan Betawi, FBR berkomitmen untuk mengangkat harkat dan martabat masyarakat Betawi yang sebelumnya tertindas.Sebagai respons terhadap dinamika politik, FBR telah membuktikan kematangannya sebagai organisasi dalam menentukan pilihan politik.

Dalam perjalanan sejarahnya, FBR memberikan dukungan kepada berbagai pemimpin, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan memberikan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam menghadapi Pilpres tahun 2024, FBR secara matang menimbang visi dan misi dari pasangan Capres-cawapres yang selaras dengan nilai-nilai dan cita-cita FBR.

Dari tiga pasangan yang tersedia, satu-satunya yang dinilai layak mendapatkan dukungan FBR adalah pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud nomor urut 3. Beberapa alasan mendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD (GAMA) di antaranya adalah keselarasan visi-misi GAMA dengan cita-cita FBR untuk menjadi jawara dan juragan di kampung, serta keseriusan Ganjar Pranowo dalam menangani masyarakat miskin di Jawa Tengah.
Kesuksesan program “jaga keluarga dan jaga tetangga” juga menjadi poin penting karena sejalan dengan program kerja FBR dalam menjaga kampung.FBR melihat Ganjar-Mahfud sebagai pasangan ideal yang mengkombinasikan tokoh nasionalis dan agamis, serta keduanya memiliki pengalaman di berbagai tingkatan eksekutif, legislatif, hingga yudikatif. Komitmen Ganjar-Mahfud untuk mempercepat penyelesaian Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan kesamaan kultural antara orang Betawi dan Mahfud MD turut menjadi pertimbangan.
Dukungan FBR bukan hanya sekadar politik identitas, namun lebih pada keyakinan bahwa bersama Ganjar-Mahfud, impian FBR untuk menjaga nilai-nilai kerempugan, agama, dan setia kepada Pancasila dapat direalisasikan. FBR berharap bahwa keberhasilan program Ganjar-Mahfud akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Betawi dan Indonesia secara keseluruhan.
lodi

