TANGSEL – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Gerakan Pejuang Subuh (GPS) kembali menggelar pelatihan coding dan pembuatan konten digital bagi pemuda masjid. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam memanfaatkan teknologi secara kreatif dan produktif.
Pelatihan digelar dalam tiga pertemuan di Masjid At-Taubah, Masjid At-Takwa Villa Pamulang, serta Masjid Baiturrahman, Kedaung, Pamulang.
Kepala Diskominfo Tangsel, Tb. Asep Nurdin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya untuk mendorong pemuda masjid agar tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan karya digital yang bermanfaat.
“Pemuda masjid memiliki potensi besar untuk berkembang dan mengambil peran di era digital. Melalui pelatihan ini, kami berharap mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan karya, mengembangkan inovasi, dan memanfaatkan keterampilan digital untuk hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Minggu (11/10/2026).
Salah satu materi yang diberikan adalah coding atau proses menulis instruksi menggunakan bahasa pemrograman agar komputer dapat menjalankan fungsi tertentu. Keterampilan ini menjadi dasar dalam pembuatan berbagai produk teknologi, seperti situs web, aplikasi belanja daring, hingga sistem pengolahan data.
Coding juga berbeda dengan programming. Coding berfokus pada penulisan kode, sedangkan programming mencakup keseluruhan proses pengembangan perangkat lunak, mulai dari perencanaan dan penulisan kode hingga pengujian serta evaluasi.
Selain pemrograman, peserta juga dibekali kemampuan membuat konten digital. Keterampilan ini dapat digunakan untuk menghasilkan materi kreatif sekaligus menyebarkan informasi positif melalui berbagai platform, termasuk untuk mempublikasikan kegiatan masjid.
Asep menambahkan, penguasaan keterampilan digital dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang teknologi informasi maupun industri kreatif. Kolaborasi dengan komunitas pun diharapkan memperluas akses pembelajaran yang dekat dengan lingkungan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, Diskominfo Tangsel dan GPS berharap pemuda masjid dapat menjadi kreator digital yang produktif, menyebarkan konten positif, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

