BOGOR – Sebanyak 187 pecatur dari 38 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam Open Turnamen Catur Nasional 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-106 Desa Lumpang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Minggu (2/8/2026).
Turnamen yang berlangsung di Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Jalan Srikaya, Desa Lumpang, itu menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet catur berbakat dari berbagai daerah. Para peserta yang berasal dari Aceh hingga Papua dijadwalkan bertanding dalam delapan babak pertandingan.
Ketua Panitia, Rudianto, mengatakan jumlah peserta telah mencapai batas kuota yang ditetapkan panitia sehingga tidak ada penambahan peserta.
“Kuota peserta sudah penuh. Hari ini ada 187 pecatur yang bertanding dan seluruhnya akan menjalani delapan babak pertandingan,” ujarnya.
Kepala Desa Lumpang yang juga menjabat sebagai Ketua KOK Kecamatan Parungpanjang, H. Mohamad Rodis Faisal atau yang akrab disapa Caning, menjelaskan bahwa turnamen tersebut merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan HUT ke-106 Desa Lumpang. Kegiatan itu terselenggara melalui kerja sama dengan Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bogor serta sejumlah pihak pendukung lainnya.
Menurut Caning, penyelenggaraan turnamen tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet catur sejak usia dini.
“Kami ingin memberikan ruang bagi para pecatur, terutama usia sekolah dasar dan pemula, untuk mengembangkan kemampuan melalui kompetisi yang berjenjang. Harapannya, dari kegiatan ini lahir atlet-atlet catur yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Turnamen tersebut turut mendapat apresiasi dari Wasit Catur Internasional, Endar Sakti Lubis. Ia menilai kompetisi seperti ini memiliki peran penting dalam mencetak regenerasi atlet sekaligus memperluas kesempatan bagi pecatur muda untuk mengasah kemampuan.
“Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-106 untuk Desa Lumpang. Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi wadah mencari sekaligus membina bibit-bibit pecatur Indonesia,” ujar Endar.
Pada kesempatan itu, Endar juga mengungkapkan perkembangan prestasi catur Kabupaten Bogor. Menurutnya, secara individu Kabupaten Bogor saat ini menempati peringkat keempat nasional. Bahkan, salah satu atlet binaannya berhasil lolos memperkuat Tim Nasional Catur Indonesia yang akan berlaga pada Olimpiade Catur di Uzbekistan pada September 2026.
Ia pun mengajak para pecatur, khususnya generasi muda, untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang konsisten, didampingi pelatih, serta aktif mengikuti berbagai turnamen, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Melalui penyelenggaraan Open Turnamen Catur Nasional 2026 ini, Desa Lumpang tidak hanya memeriahkan peringatan hari jadinya, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam mendukung pembinaan olahraga catur dan mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.(hari setiawan)

