
Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memasang kisdam darurat di kawasan Perumahan Duren Village, Kecamatan Ciledug, guna mengantisipasi potensi banjir susulan yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi dan debit air sungai meningkat, terutama di wilayah permukiman yang berada di sekitar bantaran aliran sungai.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, mengatakan pihaknya telah menerjunkan petugas untuk membangun kisdam darurat di dua titik lokasi. Langkah ini dilakukan guna memperkuat tanggul serta mengantisipasi luapan debit air Kali Angke yang berada di sekitar kawasan perumahan tersebut.
Berdasarkan data dari Sistem Pemantauan Tinggi Air Sungai (SIPANTAU) milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, ketinggian muka air di titik pantau Sungai Angke-Duren Village tercatat berada pada level normal, yakni sekitar 2,24 meter.
“Kami melanjutkan pemasangan kisdam darurat untuk memperkuat daya tahan serta menambah ketinggian tanggul di kawasan Perumahan Duren Village Ciledug. Hingga siang ini proses pemasangan masih berlangsung dan genangan banjir di kawasan tersebut sudah mulai surut,” ujar Iwan, Senin (9/3/2026).
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkan sekitar 400 karung kisdam darurat sebagai langkah antisipasi di lapangan. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus ditambah sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan kondisi di wilayah terdampak.
“Tidak hanya memasang kisdam darurat, kami juga terus melakukan pemantauan kondisi tanggul di sejumlah wilayah untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran yang dapat menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga,” tambahnya.
Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga 12 Maret 2026, dengan tetap memantau kondisi lingkungan sekitar serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya genangan atau banjir.
(daven)

