
KOTA TANGERANG — Menindaklanjuti laporan genangan air yang mengganggu aktivitas belajar mengajar, Pemerintah Kota Tangerang melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah terdampak. Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, mendatangi SDN Pinang 5 dan SDN Pinang 8 di Kelurahan Neroktog, Kamis (5/2/2026)..
Dua sekolah yang berada dalam satu kawasan gedung itu terdampak genangan air setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Peninjauan dilakukan untuk mengidentifikasi sumber permasalahan sekaligus merumuskan langkah penanganan agar kejadian serupa tidak terulang.
Di tengah hujan yang masih turun, Wakil Wali Kota Tangerang tetap melakukan dialog dengan pihak sekolah untuk menyerap berbagai masukan. Ia mendengarkan langsung penjelasan mengenai titik-titik yang kerap tergenang, kondisi saluran drainase, serta pengaruhnya terhadap kegiatan belajar mengajar.
“Kami mengapresiasi laporan yang disampaikan pihak sekolah. Informasi ini menjadi dasar bagi kami untuk segera melakukan penanganan, karena keselamatan serta kenyamanan siswa dalam proses belajar harus menjadi prioritas,” kata Maryono.
Maryono menekankan bahwa persoalan genangan di kawasan sekolah harus segera ditangani dan tidak boleh berlarut-larut. Karena itu, ia menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk melakukan langkah cepat, baik melalui perbaikan maupun normalisasi saluran air sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi.
“Sekolah merupakan ruang belajar bagi anak-anak. Lingkungan yang tidak layak tidak boleh menjadi penghambat proses pendidikan. Karena itu, persoalan ini menjadi tanggung jawab bersama untuk segera diselesaikan,” ujar Maryono.
Pada kesempatan itu, Maryono turut menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang tetap menjalankan tugas mendampingi peserta didik, meski harus berhadapan dengan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya mendukung.
“Dalam kondisi yang tidak mudah, para guru tetap menjalankan perannya dengan penuh dedikasi. Pemerintah daerah tentu memberikan apresiasi atas komitmen tersebut,” ujar Maryono.(wen)

