BOGOR – Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman meninjau langsung rekonstruksi Jalan Moch. Toha Parungpanjang, Kabupaten Bogor sepanjang 5,6 kilometer, Selasa (7/10/2025).
Peninjauan ini turut diikuti Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dani Gumelar serta Inspektur Daerah Jabar Eman Sulaiman dalam rangka percepatan proyek infrastruktur jalan strategis.
Jalan Moch. Toha merupakan akses utama penghubung Bogor dan Tangerang yang dikenal padat serta dilalui angkutan tambang dan kendaraan masyarakat setiap hari.
Herman menegaskan bahwa proyek ini adalah komitmen Pemerintah provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat lintas kabupaten.
“Kita ingin pembangunan ini berjalan baik, tepat waktu, dan sesuai standar. Jalan ini sangat strategis untuk aktivitas masyarakat dan distribusi tambang,” ujarnya.
Kadishub Jabar Dani Gumelar menambahkan, setelah rekonstruksi rampung, arus lalu lintas akan ditata ulang, khususnya di titik rawan macet Parungpanjang.
Penataan lalu lintas bertujuan mengatur kendaraan berat agar tak menyebabkan kemacetan dan menghindari kerusakan dini jalan yang telah dibenahi pemerintah.
Inspektur Daerah Jabar Eman Sulaiman menegaskan pentingnya selalu pengawasan anggaran dan kualitas pekerjaan agar proyek benar bermanfaat dan dirasakan masyarakat.
“Kami memastikan pekerjaan sesuai aturan dan anggaran digunakan tepat, sehingga hasilnya maksimal untuk masyarakat,” ujar Eman saat mendampingi kunjungan tersebut.
Rekonstruksi jalan ditargetkan selesai bulan Desember 2025 untuk memperlancar mobilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Bogor–Tangerang.
Pekerjaan ini dilaksanakan PT Bumi Duta Persada selaku pemenang tender dengan anggaran Rp59,6 miliar dalam kontrak kerja selama 210 hari kalender.
Perusahaan pelaksana menggandeng PT Abadi Gunung Readymix dan PT Motive Mulia untuk pengecoran menggunakan beton mutu FS 45 NFA dengan 17 truk mixer.(Hari Setiawan)

