hari setiawan jurnalis
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Parungpanjang bersama Komunitas Katolik Parungpanjang menggelar acara buka puasa bersama dan santunan bagi ratusan anak yatim piatu. Kegiatan ini bertujuan mempererat persaudaraan lintas agama dan berlangsung di Café Eatdah 2, Minggu (23/3/2025).
Sebanyak 147 anak yatim piatu dari masyarakat sekitar menerima santunan dalam acara tersebut. Kegiatan juga diisi dengan kuliah tujuh menit (kultum) oleh Ketua MUI Parungpanjang, K.H. Drs. Zaenal Adnan, yang menekankan pentingnya bulan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah, waktu yang tepat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Acara ini juga menjadi bukti bahwa keberagaman agama di Parungpanjang tetap terjaga dalam persatuan,” ujar Zaenal Adnan.
Ketua Komunitas Katolik Parungpanjang, Dr. Fios Fransiskus, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin komunitasnya sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Kepedulian sosial terhadap saudara-saudara Muslim, khususnya di bulan suci Ramadhan, adalah wujud keindahan Tuhan Yang Maha Esa. Kita merayakan perbedaan bukan dengan menjauh, tetapi dengan mempererat silaturahmi untuk menciptakan perdamaian dan persatuan,” jelasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Direktur Penguatan Kapasitas HAM Masyarakat, Komunitas, dan Pelaku Usaha Kementerian Hukum dan HAM RI, Giyanto. Ia mengapresiasi kegiatan ini sebagai contoh nyata keharmonisan antarumat beragama.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif komunitas Katolik dalam mewujudkan kehidupan yang harmonis dan berdampingan. Ini adalah contoh luar biasa dari nilai keberagaman,” ujar Giyanto.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai keberagaman kepada generasi muda agar persatuan dan perdamaian tetap terjaga.
Sementara itu, Staf Khusus Kementerian Hukum dan HAM RI, Stanislaus Wena, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk siap menghadapi tantangan kehidupan dengan tetap berpegang pada prinsip hak asasi manusia.
Camat Parungpanjang, Drs. Chairuka Judhyanto, yang turut hadir, menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah demam berdarah dengue (DBD) yang tengah merebak di wilayah tersebut.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian santunan kepada anak-anak yatim piatu yang hadir.
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

