Oplus_0
Selama lima tahun kepemimpinan Erick Thohir, peminat energi hijau di Jakarta, khususnya melalui pembelian Renewable Energy Certificate (REC), mengalami lonjakan signifikan.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, pembelian REC di Jakarta tumbuh sebesar 24.579% dari tahun 2020 hingga Juni 2024.
PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mengungkapkan bahwa penggunaan energi bersih melalui REC terus mengalami lonjakan dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2021, terdapat peningkatan yang signifikan sebesar 54.926 MWh, jauh melampaui angka pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai 810 MWh.
Tren ini berlanjut hingga tahun 2022 dengan pembelian mencapai 137.439 MWh, dan semakin meningkat menjadi 199.567 MWh pada tahun 2023. Hingga tahun 2024, angka pembelian sudah mencapai 199.899 MWh.
“Lonjakan ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap pentingnya penggunaan energi terbarukan semakin meningkat.
Kami berharap tren positif ini terus berlanjut untuk mendukung target Indonesia menuju net zero emission pada tahun 2060,” ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran.
Sejak diperkenalkan pada 2020, REC telah menjadi solusi bagi perusahaan yang ingin mendukung transisi energi bersih tanpa harus membangun infrastruktur energi terbarukan sendiri.
“Penggunaan REC juga dapat dilaporkan penggunaan energi terbarukan sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan industri dan perusahaan, yang semakin penting dalam mendukung industri hijau di Indonesia,” kata Lasiran.
- Stadion Kera Sakti Disiapkan untuk Pertandingan Sepak Bola Porprov Banten 2026
- Septi, Atlet Pencak Silat Tangsel yang Berjuang Membagi Waktu demi Juara Porprov 2026
- Pembangunan Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen Jelang Porprov Banten 2026
- Festival B2SA Tangerang Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal, Konsumsi Umbi-umbian Masih Rendah
- Pemkot Tangsel Uji Coba Padi Apung di Tandon Ciater, Panen Ditargetkan Januari 2027

daru virgo

